Program YESS Polbangtan Gowa Ciptakan Generasi Jobcreator Sektor Pertanian

Sosbud27 views

Wartasulsel.net. Gowa- Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS PROGRAMME) PPIU Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Polbangtan Gowa dan diikuti oleh 40 mahasiswa yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Makassar, Senin (10/6/2024).

Daeng Manye

Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) merupakan proyek pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda disektor pertanian yang didanai oleh IFAD yang akan menjadi model pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda disektor pertanian di negara-negara anggota IFAD termasuk Indonesia.

Direktur Polbangtan Gowa, Dr. Detia Tri Yunandar, SP., M.Si dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa program YESS dilaksanakan sebagai proyek percontohan pengembangan generasi muda dan generasi petani di pedesaan melalui penyediaan fasilitas dan bimbingan kepada generasi muda untuk menjadi wirausahawan atau tenaga kerja profesional disektor pertanian, ujarnya.

beliau juga menjelaskan bagaimana penumbuhan wirausahawan muda pertanian yang dirancang untuk membangun kesadaran, kemandirian, pengembangan dan peluang bisnis generasi muda pertanian.

“Penumbuhan wirausahawan muda pertanian merupakan kegiatan Kementrian Pertanian yang dirancang untuk membangun kesadaran dan kemandirian serta mendorong penumbuhan dan pengembangan bagi generasi muda di bidang kewirausahaan pertanian yang diwujudkan dalam bentuk bisnis”.

Mengembangkan peluang bisnis bagi generasi muda pertanian sehingga mampu menjadi job-creator di sektor pertanian dan mendorong penumbuhan dan pengembangan kapasitas Lembaga Penyelenggara Pendidikan Pertanian sebagai center of Agrisociopreneur development berbasis inovasi agribisnis.

“Lebih kepada bagaimana membangun generasi muda khususnya jobcreator yang menciptakan lapangan kerja bukan lagi pencari kerja atau jobseeker”, lanjutnya.

Tak lupa pula, Dr. Detia Tri Yunandar, SP., M.Si memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk bisa mengatur waktu antara kewajiban kuliah dan bisnis.

jobseeker itu bisa bermitra atau mencari pekerja dan mampu mengatur waktu dengan baik karena masih memiliki kewajiban kuliah, disitulah dituntut untuk mengelolah waktu, memilih bisnis yg sesuai dan mencari peluang yg besar.

“Sehingga proses penyadaran, penumbuhan, pengembangan, dan pemandirian bagi generasi muda di bidang kewirausahaan pertanian yang diwujudkan dalam bentuk bisnis”, pungkasnya.

(Rafi)

Leave a Reply