by

Ditreskrimum Polda Sulsel, Amankan 2 Orang Genk Motor Anti Gores, Teror Warga Dengan Busur

Wartasulsel.net || Makassar Ditreskrimum Polda Sulsel menangkap dua pemuda pentolan Genk motor yang bernama (ANTI GORES) yang diduga untuk melakukan teror busur kepada pengguna jalan di Kota Makassar.

Ketika diamankan dan digeledah, mereka terciduk membawa senjata tajam jenis busur di genggaman tangannya. Dalam rangka giat Operasi Pekat Lipu.

Adapun ke dua pemuda yang ditangkap yaitu: Ade Yahya alias Jaya (17) warga Jln.Dg.Tata III lorong VIII Kel.Parang Tambung Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Rasul (17) warga Lorong Zchar VI Jln.Mallengkeri Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate Kota Makassar.

Ditreskrimum Polda Sulsel dipimpin Kompol Dharma Negara S.I.K.,M.H. didampingi Panit 3 IPDA Abdilah Makmur, S.E.,M.H mengatakan, penangkapan dua pelaku teror tersebut, berawal ketika anggotanya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya pemuda kumpul-kumpul sedang minum ballo.

Petugas kemudian menemukan kedua pemuda keluar ke Jalanan raya untuk melepas anak panah (busur) kepada pengendara yang melintas.

Kedua pemuda itu terciduk membawa senjata tajam di genggaman tangannya. Petugas langsung mengamankan anak panah serta pelontarnya.Selanjutnya, kedua pemuda itu digelandang ke
Posko Sat Resmob untuk dilakukan penyelidikan.

“Kami tangkap keduanya karena terbukti membawa senjata jenis busur lengkap dengan pelontar ka,” kata Kompol Dharma Negara S.I.K.,M.H, Selasa (22/11/2022) sekira pukul 01.00 Wita.

Kedua pelaku yang membawa senjata tersebut Ade Yahya alias Jaya (17), Rasul (17). Ketika diinterogasi, mereka mengaku mengacam anak panah ke pengendara di kota Makassar. Adapun pelaku ini ingin menunjukkan kepada genk motor lain agar disegani.

Namun aksi tersebut berhasil digagalkan Tim Resmob Polda Sulsle.Mereka langsung dibekuk setelah anggota menerima laporan masyarakat adanya dua pemuda julukan pentolan Genk motor yang bernama (ANTI GORES) melakukan teror ke warga Makassar. Tak hanya itu kedua pelaku mengaku pernah melakukan penyerangan ke perumahan warga kompleks Hartaco di Jln.Dg Tata Kelurahan Parang Tambung Kecamatan Tamalate Kota Makassar.

“Kita amankan mereka tanpa perlawanan,” jelasnya.

Dharma mengungkapkan, barang bukti senjata tajam yang diamankan dari kedua pelaku tersebut, berupa 9 anak panah bersama dengan pelontarnya.

(RUD).

 

Comment

Leave a Reply