by

Semarakkan Hari Jadi Sulsel, Diskop UKM Gelar Halal Fest

Wartasulsel.net||Makassar- Pemerintah Sulawesi Selatan terus fokus mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan berbagai potensi sumber daya yang dimiliki. Salah satu hal yang dilakukan dalam mendorong peningkatan perekonomian adalah melalui pendekatan perekonomian berbasis syariah. Melalui Dinas Koperasi dan UKM pemerintah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Halal Fest, Rabu (5/10) di Hotel Travellers Makassar, Jalan Lamadukelleng Buntu.

Halal Fest yang dibuka langsung oleh Bapak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara virtual dari Jakarta dan dihadiri 300 pelaku UMKM menjadi rangkaian menyemarakkan peringatan HUT ke-353 Sulsel yang puncaknya akan dirayakan pada 11 Oktober 2022 mendatang.

Plt Kadis Koperasi dan UKM, Sukarniaty Kondolele mengatakan Halal Fest ini dilaksanakan dalam rangka memberikan akses kemudahan informasi kepada para pelaku usaha untuk dapat mengakses berbagai layanan khususnya pendampingan sertifikasi halal, pendampingan dalam mengurus nomor induk berusaha (NIB), pendampingan kemasan produk, pendampingan konsultasi pembiayaan syariah, dan konsultasi inovasi produk.

Selain itu, Membangkitkan UMKM berbasis syariah masuk ke dalam ekosistem digital, sehingga para pelaku umkm lebih memahami model pengelolaan keuangan syariah yang lebih
modern.

“Halal Fet ini bertujuan memberikan akses kemudahan informasi kepada pelaku usaha untuk dapat mengakses berbagai layanan seperti Pendampingan sertifikasi halal, menurus Nomor Induk Berusaha (NIB), pendampingan kemasan, pembiayaan syariah dan konsultasi inovasi produk”, ujarnya

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menerangkan bahwa ekonomi Sulsel sangat ditentukan oleh perkembangan UMKM. Dalam mendorong pengembangan usaha para pelaku UMKM, Pemprov Sulsel juga sudah mengarah pada sistem inkubasi halal produk.

“Tujuannya adalah bagaimana kita dapat mewujudkan kemandirian halal produk UMKM agar target pasar bisa semakin berkembang,” ungkap Andi Sudirman.

Dia mencontohkan, Thailand saat ini fokus didorong menjadi dapur halal dunia. Padahal diketahui bersama, penduduk negara itu tidak dominan Islam.

“Tapi mereka berusaha untuk mencuri pasar umat muslim agar berkunjung atau berwisata di Thailand tanpa merasa ragu,” jelasnya.

Dia berharap UMKM di Sulsel juga berorientasi pada pengembangan inovasi dan akses pasar yang lebih luas seperti yang dilakukan Thailand.