by

Ada Indikasi Diskriminasi Pelayanan BPJS di Rumah Sakit Immanuel Bandung?

Wartasulsel.net,_|| Rumah sakit Immanuel Kota Bandung yang berlokasi di jl. Raya Terusan Kopo No. 161 situsaeur Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung Jawa Barat 40234. RS. Immanuel Bandung merupakan salah satu layanan kesehatan milik Organisasi Protestan Kota Bandung yang berbentuk RSU yang berdiri sejak Tahun 1910 dan menjadi salah satu Rumah Sakit Swasta Kelas B Terbaik, terbesar dan Tertua di kota Bandung. Diberi nama IMMANUEL oleh pendirinya yaitu ZENDELLING, yang artinya Tuhan Bersama Kita.(13/9/2022).

Terkait pelayanan antara pasien BPJS Umum dengan pasien BPJS Mandiri, sehingga mengakibatkan banyaknya antrian BPJS di Rs. Immanuel Bandung. Salah satu Pasien BPJS, yang tak ingin disebutkan namanya menerangkan bahwa pelayanan di RS. Immanuel pada pelayanan rawat jalan saat mendaftar dibatasi kuota pendaftarnya sehingga pasien BPJS yang ada menumpuk.

Kondisi inilah dinilai oleh warga. Bahwa ada indikasi diskriminasi pelayanan antara pasien BPJS Umum dengan pasien BPJS Mandiri. Sumber mengharapkan kepada pihak RS. Immanuel untuk menambah kuota pasien BPJS sehingga mengurangi penumpukan pasien BPJS dan tidak terjadi diskriminasi pelayanan, tutur salah satu pasien.

Terkait hal tersebut dalam hal pelayanan di RS. Immanuel antara pasien BPJS dan pasien pribadi/umum sama – sama mendapatkan pelayanan yang baik, untuk antrian yang ada adalah hal yang wajar dikarenakan RS.Immanuel melayani pasien BPJS dan pasien pribadi/umum secara bersamaan namun dengan dokter serta fasilitas yang sama tidak ada bedanya.

Kebijakan yang diambil oleh Direksi RS. Immanuel dengan membatasi kuota pasien setiap harinya sehingga menyebabkan penumpukan atau antrian pasien BPJS Kesehatan dapat membuat kekecewaan Pasien yang ingin berobat dan berujung pada aksi Protes yang dapat mengganggu pelayanan Rumah sakit.

Dengan adanya pengembangan RS. Immanuel diharapkan kedepannya berharap makin maksimalnya pelayanan untuk menangani pasien yang berobat di RS. Immanuel dan memuaskan harapan pasien.(*)