by

Polisi Menyelidiki Curhat Sejumlah Mahasiswi UNM, Diduga Oknum Dosen Melakukan Pelecehan Seksual

Wartasulsel. Net || Makassar- Curhatan sejumlah mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM) yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen mereka. Curhatan mahasiswi ini sebelumnya viral di sejumlah linimasa media sosial.

Humas Polrestabes Makassar AKP Lando mengatakan kasus ini dalam penyelidikan yang oknum dosen A yang diduga telah melakukan tindakan pelecehan seksual kepada sejumlah mahasiswi.

“Sementara dalam penyelidikan unit PPA Polrestabes Makassar,” kata AKP Lando, pada Jumat (3/6) ke Wartasulsel.net.

Mahasiswi yang mengaku menjadi korban pelecehan dosen belum ada yang melapor secara resmi. Meski tanpa laporan dari korban, polisi akan tetap melakukan penyelidikan.

Belum ada mahasiswi yang melapor. Hal ini, mungkin ada pertimbangan lain dari mereka. Tapi, kami tetap selidiki karena ini sangat viral,” jelasnya.

Sebelumnya, kekerasan seksual ini terbongkar, setelah sejumlah mahasiswi kompak bersuara di akun media sosial Instagram @mekdiunm, Selasa (31/5).

Mereka sebut, dosen inisial H atau A melakukan pelecehan, meraba hingga mencium tangan sejumlah mahasiswi di FT UNM.

“Saya korban dari pelecehan itu. Mulai dari paha, tangan, dan dipeluk dari belakang. Parahnya, rokku diangkat. Saya sudah melapor di bimbingan konseling jurusan, cuma butuh bukti untuk ditindaklanjuti. Sedangkan, saya cuma bisa speak up, karena tak punya bukti,” tulis mahasiswi lain.

Wakil Rektor UNM Sukardi Weda angkat bicara terkait dugaan dosen melecehkan sejumlah mahasiswi. Dia menyebut, pelecehan seksual tidak dibenarkan karena menjadi beban psikologis bagi korban dan juga melanggar norma kesusilaan masyarakat.

Apa pun alasannya dan dimanapun kejadiannya, itu tidak dibenarkan,” kata Sukardi Weda kepada kumparan, Selasa (31/5).