by

Pupuk Subsidi Langka!!! PMII Pangkep Nilai Dinas Pertanian dan DPRD Sikapnya Mengecewakan

Wartasulsel.net,_|| Pangkep- Puluhan massa aksi unjuk rasa (Unras) Pimpinan Cabang Pergerkaan Mahasiswa Islam indonesia Cabang Pangkajene dan kepulauan (PMII), Cab. PANGKEP, Didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan DPRD kab. PANGEKP, dan perempatan taman musafir  jln. Sultan Hasanuddin Senin,(17/Januari/2022).

Dalam pantauan wartawan WartaSulsel.Net terlihat massa UNRAS PMII Cab. Pangkep menyuarakan kekecewaan mereka terkait kelangkaan dan mahalnya harga pupuk subsidi di Kabupaten Pangkep aksi tersebut sempat diwarnai adengan panas dobrak pintu serta saling dorong mendorong antara oknum Satpol PP dengan demonstran didepan pintu kantor dewan perwakilan rakyat daerah Kab. Pangkep terlihat oknum pengaman melerai Massa aksi masuk kegedung DPRD serta  Pimpinan DPRD dinilai lambat merespon Aspirasi demonstran tersebut,

Dalam aksi ini Dandi Aditia ketua PMII Cab. PANGKEP  menyampaikan bahwa petani itu adalah harapan bangsa indonesia

“Petani adalah pahlawan bagi bangsa Indonesia tentu pemerintah berkewajiban memenuhi kesejahtraan para petani, dapat kita lihat bersama bahwa peran pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi nasional untuk memenuhi kesejahtraan rakyat Indonesia secara umum. Melihat kondisi pertanian hari ini, itu seolah tidak di perdulikan oleh pemerintah, terkusus di kabupaten Pangkep, dengan keresahan para petani terhadap pupuk Subsidi.

Dandi juga menyampaikan hasil investigasi mereka bersama rekan rekannya

“Dari hasil investigasi kami Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kab.Pangkep, dibeberapa desa yang ada di kabupaten Pangkep,  jelas bahwa kelangkaan dan kenaikan harga pupuk subsidi itu sangat dirasakan sehinggah membuat para petani kesulitan untuk memperoleh pupuk subsidi tersebut”

Masih ditempat yang sama  Novita Arhab selaku Jendral Lapangan juga  menegaskan unjuk rasa yang mereka lakukan ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap Masyarakat petani,

“Kami sampaikan bahwa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kab.Pangkep melakukan Aksi unjuk Rasa sebagai bentuk kepedulian terhadap petani di kabupaten pangkep.

“Adapun tuntutan yang kami bawa ada 4 poin sebagai pernyataan sikap dengan tegas dihadapan DPRD dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep  yaitu :
1.Mendesak DPRD Kab.Pangkep untuk mengevaluasi kinerja Dinas Pertanian dan Distributor Pupuk Subsidi di Kab. Pangkep
2.Mendesak DPRD Kab.Pangkep untuk mengawal Penyaluran PUPUK SUBSIDI agar tepat sasaran dan sesuai dengan harga HET yang di tetapkan oleh mentri Pertanian
3.Mendesak DPRD Kab. Pangkep untuk mengawal proses investigasi Polres Pangkep dalam pemberantas MAFIA PUPUK SUBSIDI Kab. Pangkep
4.Mendesak Pemerintah Daerah (DINAS PERTANIAN) Kab. Pangkep menjalankan PERMENTAN NO 49 Tahun 2020

Dengan sikap Dinas Pertanian dan DPRD Kabupaten Pangkep mengecewakan, tidak mampu bertindak tegas atas persoalan pupuk subsidi di Pangkep sebagai bentuk keberpihakannya terhadap Petani. Sementara itu pihak Dinas Pertanian dan DPRD beserta para distributor dan Pengecer  akan melakukan  RDP kedua kalinya pada hari jumat, olehnya itu kami segenap Pengurus Cabang PMII Pangkep akan terus mengawal sampai aspirasi  para petani di Kab. Pangkep sampai tuntas,. Tutupnya.

(ARD)