by

Unras AAI Dijaga Ketat Samapta Polres Maros

Wartasulsel.Net Maros- Puluhan Aliansi Alos Institute (AAI) Sulsel menggelar unjuk rasa (UNRAS) di depan Grand Mall Mandai Maros. Kamis (13/1/2022) pukul 13.15, Wita.

Kordinator lapangan Muslimin mengatakan, aksi ini dilatarbelakangi adanya karyawan PT. BSS Parking saudara Awaluddin dan saudari. Noer Pratiwi yang di PHK pada tahun 2020 dan mendesak PT. BSS Parking untuk segera menyelesaikan Hak-Hak baik pesangon maupun hak lainnya.

Dari hasil pantauan awak media Wartasulsel.Net, sebelum melakukan aksi, puluhan massa kumpul Kelurahan Taroada Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, dengan kawalan ketat Satuan Samapta Polres Maros.

IPDA Syuryadi. Syamal., S., Psi mengemukakan, massa aksi tiba di depan Pintu Masuk Grand Mall Mandai langsung menutup akses jalan masuk kendaraan baik R2 sebanyak 15 unit serta R4 dan langsung melaksanakan orasi secara bergantian.

“Para Demostran ini permasalahkan dua karyawan Noer Pratiwi dan Awaludin di PHK dan tak diberi pesangon. Padahal mereka bekerja sudah cukup lama sekitar 2 tahun) dan seharusnya mendapatkan,”

Dengan membentangkan sepanduk meminta agar
PT. BSS Parking memberikan pesangon terhadap dua karyawan dan karyawati yang di PHK, mereka juga melakukan orasi. Dalam orasinya, mereka juga menuding adanya pembiaran PT.BSS Parking untuk tak memerikan pesangon

“Ada 4 Pernyataan sikap dalam tuntutan aksi :

1. Meminta kepada Bapak Bupati Maros agar melakukan verifikasi ijin PT. BSS Parking

2. Meminta kepada PT. BSS Parking memperlihatkan laporan jumlah karyawan serta PP perusahaan yang di legalisir Kemenaker

3. Mendesak PT. BSS untuk segera menyelesaikan Hak-Hak saudara Awaluddin dan Noer Pratiwi

4. Meminta pihak Grand Mall Maros agar lebih memperhatikan hak-hak pekerja yg berada di ruang lingkup Grand Mall Maros

Hingga aksi ini berakhir, pihak PT.BSS Parking tak menemui para demonstran dan membubarkan diri dalam keadaan aman terkendali.

(RUD)

Comment

Leave a Reply