by

Aktivis Lidik Pro Makassar, Menyayangkan Pernyataan Kadisdik Terkait Video Kekerasan Siswa Yang Viral

Wartasulsel.Net Makassar- Beredarnya video korban kekerasan yang dialami (AI) salah satu siswi SMPN di kota Makassar di media sosial, membuat Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar angkat bicara.

Dalam keterangannya di CELEBESMEDIA.ID, Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar Muhyiddin menyatakan bahwa, masalah tersebut telah selesai dan video yang beredar bukan aksi kekerasan melainkan cuman konten lucu.

Mendengar statmen dari Kadisdik Makassar, pihak keluarga dan orang tua korban sangat menyayangkan pernyataan dari Kadisdik Makassar, karena kekerasan terhadap anaknya hanya dianggap konten lucu.

“Kami selaku orang tua korban sangat kecewa atas statement dan pernyataan Kadisdik kota Makassar yang menyatakan bahwa ini adalah sebuah konten lucu, yang mana korban merupakan anak kami yang mengalami kekerasan,” jelas Andi Idris (Ayah Korban).

Andi Idris mengungkapkan bahwa, kami sudah melaporkan ke polisi, sebelum Kadisdik Makassar Muhyiddin mengeluarkan pernyataan konten lucu.

Sementara itu, Sekretaris Lidik Pro Makassar Andi Jaka M, sangat menyayangkan atas statement dan pernyataan yang telah dilontarkan seorang Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar atas viralnya video korban kekerasan terhadap salah satu siswi SMP di kota Makassar.

“Pernyataan ini tidak mencerminkan seorang pemimpin yang peduli dengan pendidikan dan peduli dengan aksi kekerasan terhadap anak didik,” ujar Andi Jaka kepada Media Wartasulsel, net, Kamis (13/01/2022).

“Seharusnya, seorang pemimpin itu harus mempunyai rasa empati dan kepedulian atas korban kekerasan yang dialami siswa, apalagi menyangkut kekerasan dan bullying terhadap siswa di sekolah,” jelasnya.

“Jadi kami berharap, Wali Kota Makassar untuk melakukan evaluasi terhadap Kadisdik kota Makassar Muhyiddin, atas statement dan pernyataannya terkait video kekerasan siswa yang viral,” tegasnya.

(RUD)

Comment

Leave a Reply