by

Antusias Berpadu Serasa Keluarga, Warga Desa Banggae Sambut M Firdaus Daeng Manye

Wartasulsel.net,_|| Tokoh profesional dan pemerhati Takalar yang didampingi oleh komunitas #SahabatTAKALAR, kali ini berkunjung ke Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.(11/12/2021).

Rombongan yang datang sebanyak 5 roda empat itu, disambut langsung oleh Tokoh Masyarakat Muh. Saleh Dg. Tata, yang saat ini menjabat sebagai koordinator kecamatan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) bersama dengan tokoh-tokoh lainnya yang ada di Desa Banggae.

“Alhamdulillah, Saya baru kenal beliau Ir. H. Mohammad Firdaus Dg. Manye, MM, tapi chamestry kami muncul dan serasa sudah dekat di hati kami di Desa Banggae, dan sinyal ini kami rasa, sebagai awal yang baik tentunya dalam upaya membangun Takalar kedepannya, bersama tokoh Profesional dan Pemerhati Kabupaten Takalar ini”, tutur Daeng Tata.

Tokoh-tokoh penting di Desa Banggae, sudah kami datangkan ke tempat pertemuan ini, hal ini kami lakukan karena kami yakin beliau inilah sosok pemimpin yang kami dambakan yang mampu membawa Takalar lebih baik lagi kedepannya, ucap Daeng Tata lagi di depan warganya.

Sementara, Ir. H. Mohammad Firdaus Dg. Manye, MM yang akrab disapa Daeng Manye atau Haji Manye itu dihadapan para warga Desa Banggae, mengungkapkan rasa haru karena disambut dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan saat kami tiba di tempat ini. Dan merasa yakin bahwa pulang kampungnya ini untuk membangun Takalar, mendapat dukungan besar dan positif terkhusus di Desa Banggae, dan di Kabupaten Takalar pada umumnya.

Banggalah kita ini menjadi orang Takalar, kenapa? karena potensi Takalar ini sangat besar, maka dari itu harus dimanfaatkan untuk pertumbuhan kesejahteraan masyarakat. Dan perlu kita ketahui hal yang pokok, yaitu ada tiga unsur utama yang harus dibangun dalam membangun sebuah kampung, yaitu pertama adalah jalan, kedua adalah lampu, dan ketiga yaitu internet.

“Takalar sudah harus kita bangun salah satunya dari sektor digitalisasi desa, maka tantangan dan pekerjaan rumah kita kedepannya adalah bagaimana memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di kabupaten Takalar,” tutup Daeng Manye. (*)