by

Konfederasi Mahasiswa Melanesian, Orasi Dengan 3 Tuntutan di Depan DPRD Sulsel

WartaSulsel. Net Makassar- Konfederasi Mahasiswa Melanesia Maluku Utara (Papua NTT) melakukan orasi di depan kantor DPRD Sulsel, sebelumnya melakukan aksi di flyover Pettarani kota Makassar. Dengan 3 tuntutan, Senin 22 November 2021.

Tiga tuntutan antara lain mengesahkan RUU Masyarakat adat, hentikan keterlibatan TNI AU di ranah sipil serta hentikan segala teror dan intimidasi terhadap masyarakat adat MARAFEFEN, wujudkan reforma agraria sejati dengan sesuai mandat UUPA No 5 tahun 1960.

Ribuan Konfederasi mahasiswa menyatakan protes atas tindakan aparat pemerintah dalam hal ini PN Boro Kepulauan Aru. Hakim dan TNI AU Diduga ada indikasi kuat melakukan manipulasi baik berupa dokumen maupun saksi- saksi dihadirkan dipersidangan.

17 November 2021, di mana Hakim PN. Boro Kepulauan mengeluarkan hasil putusan formal semata ( kepastian hukum) yang sungguh mengangkangi kebenaran dalam masyarakat adat MARAFEFEN (Living Law) dalam perkara sengketa tanah adat seluas 680 hektar.

Kini masyarakat adat MARAFEFEN kembali merasakan duka berlapis yang tidak berkesudahan atas putusan PN Dobo yang diduga mencederai rasa keadilan dalam orasi Konfederasi Mahasiswa Melanesia Maluku Utara (Papua NTT).

(RUD)

 

Comment

Leave a Reply