by

9 Tahun Lahannya Dikuasai PT Semen Bosowa Maros, Pemilik SHM Merugi Belasan Miliar

WartaSulsel. Net- 9 tahun sudah PT Semen Bosowa Maros menduduki lahan milik Ir Rusmanto Mansyur Effendi. Lahan itu kini menjadi jalur utama untuk masuk ke dermaga milik perusahaan yang berada di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.l tersebut Jumat 8/9/2021.

Dulunya lahan seluas 5,2 hektare milik Rusmanto itu adalah empang produktif. Lahan itu tiba-tiba diakui menjadi milik perusahaan semen tersebut setelah ia beli dari Andi Norma dengan menggunakan akta pengoperan hak.

Aksi saling klaim kepemilikan yang terjadi sejak bertahun-tahun lalu itu kini telah bergulir di Pengadilan Negeri Barru. Rusmanto mengakui lahan itu miliknya berdasarkan SHM 01 Siawung atas nama dirinya sendiri, sementara PT Semen Bosowa Maros mengakui lahan itu berdasarkan Akta Pengoperan Hak.

Kuasa Hukum dari Rusmanto Mansyur Effendi, Burhan Kamma Marausa mengaku mengaku yakin akan memenangkan kasus tersebut. Pasalnya tak satupun bukti yang diajukan PT Semen Bosowa Maros menyatakan bahwa lahan tersebut adalah miliknya.

“Sudah dua kali Semen Bosowa Maros berupaya membatalkan SHM tersebut di BPN Provinsi Sulawesi Selatan tapi kan ditolak. Itu sudah jelas bahwa lahan itu milik klien kami,” kata Burhan kepada wartawan, Kamis (7/10).

Burhan pun memastikan akan mengajukan rekonvensi. Pasalnya lahan yang dulunya empang tersebut telah mengalami kerugian yang cukup besar setelah 9 tahun diserobot oleh PT Semen Bosowa Maros.

“Jelas klien kami rugi besar, setelah kami hitung kerugian materil dan immaterial yang kami alami itu mencapai Rp19 miliar,” sebutnya.

Hitungan kerugian itu pun hanya berdasarkan hitungan dari pendapatan empang yang berlokasi jauh dari laut. Padahal jika ditelaah lebih jauh, empang yang berada dekat laut tentu lebih produktif.

“Hal itu persis seperti apa yang dijelaskan oleh saksi yang kami hadirkan pada persidangan beberapa waktu lalu. Dia sudah 20 tahun menjadi pekerja di Empang dan tahu persis produksi Empang dalam 1 tahun berapa kali,” jelas dia.

(RUD)

Comment

Leave a Reply