by

Saksi PT SBM Tak Menguatkan Bukti Legilitas Sengketa Lahan Penggugat

Wartasulsel.Net_Barru- Sengketa lahan SHM 001 terus bergulir di Pengadilan Negeri Barru. Sidang yang berlangsung pada Kamis (26/08) beragendakan mendengar keterangan 2 saksi dari penggugat Taufik Mustafa dan Andi Parenrengi terkait sengketa tanah didalam kawasan PT Semen Bosowa Maros.

“Kuasa hukum tergugat 1 Ir.H., Rusmanto Mansyur Effendy mengemukakan bahwa sidang ini agendanya pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh penggugat,” kata kuasa hukum tergugat 1.

Saat ditanyakan kuasa hukum Ir. H. Rusmanto Mansyur Effendi tentang dua saksi yang dihadirkan penggugat PT semen Bosowa Maros sidang hari Kamis 26/08/2021 mengatakan bahwa saksi-saksi penggugat hanya berbicara masalah pengoporan saja serta dalam setiap ajuan pertanyaan kebanyakan tidak mengetahui persis legalitas perkara lahan sengketa SHM 01, dan ini tentunya majelis hakim akan mengetahui pemilik sertifikat yang sah

Burhan Kamma Marausa SH., MH menyatakan, dari 2 saksi yang dihadirkan penggugat PT Semen Bosowa Maros ke dua saksi mengatakan tidak tahu persis batas objek dan tidak pernah ke lokasi sengketa lahan. Adapun pihak kedua Andi Norma dalam penandatanganan akte tidak dilakukan di kantor camat melainkan di Makassar.

“Jadi, tentu itu akan menjadi pertimbangan hakim untuk menilai hal tersebut. Tadi kami lihat ada perbedaan dari keterangan saksi, bahwa majelis hakim yang bisa menilai. Tentu kami sangat yakin dengan bukti surat sertifikat milik klien kami yang sah,” kata Burhan Kamma Marausa SH., MH.

Untuk melengkapi pembuktian sertifikat SHM 01 milik klien kami Ir, H. Rusmanto Mansyur Effendy  maka kita tunggu keterangan saksi dari kami ungkapnya.

Terpisah kepala devisi Hukum Muh. Rusli dari PT Semen Bosowa Maros dalam keterangannya menghadirkan saksi di pengadilan negeri Barru karena pada saat terjadinya pengoporan hak antara Andi Hajjah Norma sebagai pihak yang memenangkan perkara perdata sebelumnya.

Menurut dia menghadirkan saksi dikarenakan pada saat terjadinya pengoporan hak itu antara Andi Norma sebagai pihak yang menang pada perkara perdata sebelumnya bersama Sitti Aminah. Taufik Mustafa pada saat itu menjabat sebagai camat Barru dan dia juga sebagai pejabat (PPATS) pejabat pembuat akte tanah sementara, Taufik Mustafa lah yang mendatangani BPHTB, jadi bukti terjadi pengoporan hak dari Andi Norma ke bosowa adanya bukti BPHTB kata Rusli.

Kata Muh Rusli berdasarkan ketika perkara Andi Norma dengan Sitti Aminah tahun 2002 No13/Pdt/ 2022 disitu kami mengetahui berdasarkan perkara dari putusan Pengadilan Barru putusan banding Sulawesi Selatan putusan kasasi mahkamah agung itu semua di menangkan oleh Andi Norma, sehingga dengan adanya putusan kasasi dari mahkamah agung, PT Semen Bosowa Maros melakukan eksekusi pembebasan tanah yang ada di pelabuhan Barru.

Bukti pengoporan tercatat di buku registrasi di kantor kecamatan Barru.

“Dan dijelaskan dari keputusan mahkamah agung bahwa Andi Norma yang menang dalam sengketa lahan SHM 01,” itu menurut kami kata Muh Rusli.

Tambahnya Muh, Rusli, intinya bahwa perkara sengketa lahan sementara bergulir marilah kita menunggu putusan pengadilan baik penggugat tergugat dan turut tergugat dan semua menurut saya proses perkara ini masih panjang tutur Rusli devisi hukum PT Semen Bosowa Maros.

(RUD)