by

Kepala KUA Galsel Kecam Aksi bom Bunuh Diri di Gereja Katedral

Wartasulsel.net,_|| Takalar- Kepala KUA Takalar Kecamatan Galesong Selatan mengecam tindakan aksi bom bunuh diri yang diduga dilakukan dua orang dari kelompok JAD di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan Senin 30/03/2021

DR H. Husen Sarujin SH.MM.M.Si, MH mengajak seluruh jajaran KUA se-Indonesia dan seluruh komponen masyarakat agar senantiasa selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh orang orang yang ingin menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Adapun imbauan ini disampaikan oleh H.Muhammad S.Ah. M, Ag selaku Kepala Kantor kementrian Agama Takalar .Saat dikonfirmasi seluler telponnya bersama media WartaSulsel,net mengharapkan agar Kepala KUA Kecamatan Se Kabupaten Takalar tidak terprovokasi dengan bom dan selalu menjaga soliditas dengan masyrakat umum di mana saja tetap tenang serta menjaga lingkungannya masing-masing dari tindakan yang kontraproduktif.

“Saya Husen Sarujin mengecam keras terhadap terjadinya bom bunuh diri di depan Gereja Kadetral, di Makassar,” kata Husen saat dihubungi via telpon selulernya.

Menurut Husen Sarujin, tindakan tersebut di Laknat oleh Allah SWT kepada pelaku bom bunuh diri Islam tidak mengajarkan untuk menyakiti apalagi Sampai melakukan pembunuhan dengan cara bom bunuh diri,dan tidak sesuai dengan ajaran apapun dan juga tidak benar dengan alasan apapun. Karena itu tidak diperbolehkan.

“Untuk itu kepada khalayak harus lebih awas diri terhadap hal-hal yang memungkinkan mencelakakan diri kita sendiri ataupun orang lain,”pinta Husen Sarujin

Di akhir pembicaraan melalui telpon seluler Husen Sarujin mengucapkan belasungkawa terhadap korban kekerasan bom bunuh diri di Makassar.

Lanjut kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Galesong Selatan mengeluarkan pernyataan kecaman atas tindakan bom bunuh diri di Makassar. mendorong pemerintah dan aparat agar segera mengusut tuntas kasus itu.

(RUD)