Jajaran Satlantas Polres Luwu Siap Gelar Tes Urine, Uji Kelayakan dan Car Free Night

Peristiwa161 views

Wartasulsel.ner,- Luwu, — Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu,dibawah komando AKP. Muhtari S. Ik dalam waktu dekat akan melakukan inovasi guna lebih memberi rasa aman, nyaman dan meminimalisir dampak lakalantas di wilayah hukum mereka.

Dikonfirmasi via whatssapp pribadinya (30/12/2018) sekira pukul 10.00, AKP. Muhtari S. Ik, mengungkapkan bahwa wilayah hukum Polres Luwu merupakan jalur penghubung antara Kabupaten Wajo menuju ke Kota Palopo dan Sulteng. Dimana, dominan kendaraan roda dua dan empat yang melintas adalah kendaraan lintas Provinsi dan Kabupaten.

Daeng Manye

“Wilayah hukum kami adalah jalur perlintasan, antara Wajo, Palopo dan Sulteng. Kendaraan yang melintas adalah kendaraan lintas provinsi dan Kabupaten, ” ungkap AKP. Muhtari S. Ik

Dampak daripada itu semua adalah, kendaraan yang melintas kurang memperhatikan kondisi kendaraan mereka, kondisi driver serta kecepatan kendaraan. Oleh karena itu, Kasatlantas Luwu merasa perlu untuk membuat satu inovasi guna meminimalisir efek dari hal tersebut di atas.

“Hal ini sangat penting untuk meminimalisir dampak daripada ketiga item, karena efek daripada itu semua adalah terjadinya Lakalantas, “tambahnya

Car Free Night merupakan inovasinya untuk mengalihkan jalur kendaraan jalur lintas provinsi, dan menetralisir ruas jalan Kota Kabupaten agar masyarakat dapat menikmati jalan demi kepentingan bersama. 

“Kami berencana mengalihkan jalur kendaraan lintas provinsi, jadi mereka tidak melintas di tengah kota. Akan tetapi melalui jalur lain, agar masyarakat dapat menikmati fasilitas jalan demi kepentingan bersama, “lanjut Muhtari

Sementara untuk Tes Urine dan Uji Kelayakan Moda Transportasi, dimana Satlantas Polres Luwu akan bersinergi dengan Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan Kabupaten.

“Tes Urine bagi driver kendaraan lintas Provinsi itu wajib, dikarenakan mereka membawa penumpang. Hal terpenting adalah keselamatan penumpang, dan jangan sampai ada driver yang berada di bawah alkohol atau obat-obatan terlarang. “sambungnya

“Uji kelayakan Moda Transportasi juga kami utamakan, dikarenakan. Kendaraan yang tidak layak pakai, tentunya akan berdampak pada keselamatan penumpang dan driver sendiri. Mulai dari Uji Tera Kendaraan, Rem, Engine serta elemen-elemen pendukung lainnya,” tutup AKP. Muhtari S. Ik
(R09/redws)