Terkait Isu Pungutan 4 juta/ Siswa Dalam Acara PIK-Remaja Ke Bandung, Kepsek SMAN 14 Gowa Beri Jawaban

Sorot146 views

Wartasulsel.net, Gowa- Beredarnya kabar di SMAN 14 Gowa, telah terjadi pungutan sebesar Rp 4 juta/ siswa, yang akan mengikuti acara PIK-Remaja di Bandung, Jawa Barat, Awak media Warta Sulsel mencoba mencari tahu kebenaran informasi tersebut langsung kepada Kepsek SMAN 14 Gowa Hj Fauziah.

Saat ditemui oleh Warta Sulsel, Hj Fauziah memberi jawaban terkait isu adanya pungutan 4 juta/siswa dalam rangka acara PIK-Remaja ke Bandung Jawa Barat.

Daeng Manye

Hj Fauziah menegaskan bahwa sekolahnya merupakan satu-satunya sekolah yang ditunjuk oleh BKKBN Propinsi untuk mewakili sekolah yang ada di Sulawesi Selatan dalam kegiatan Jambore Pramuka yang merupakan bagian dari PIK-Remaja, setelah sekolah yang dipimpinnya ini berhasil keluar sebagai juara 1 tingkat Propinsi Sulawesi Selatan pada hari HIV /AIDS Se-dunia, di mana sekolah ini telah dibentuk organisasi PIK-Remaja dibawah naungan BKKBN Propinsi.

Namun kegiatan ini sifatnya dibiayai oleh peserta sendiri yang masuk menjadi anggota PIK-Remaja karena biaya akomodasinya tidak ditanggung oleh BKKBN Propinsi.

Adapun biaya 4 juta yang dibebankan kepada peserta itu baru perkiraan saja, kalau siswa yang sudah mendaftar tidak mampu kita juga tidak akan memaksa untuk berangkat ke sana.

Hj Fauziah menambahkan bahwa organisasi PIK-Remaja, yang memiliki kepanjangan yaitu Porum Komunikasi Konseling Remaja merupakan kegiatan yang sangat positif bagi remaja, karena didalamnya ada materi yang dibahas seperti masalah Narkoba, HIV/AIDS dan Seksualitas, sehingga dengan memahami materi ini lebih awal mereka akan menjadi konseler kepada remaja lainnya karena kegiatan ini sifatnya dari remaja oleh remaja untuk remaja.

“Alhamdulillah selama PIK-Remaja ini terbentuk di sekolah ini ada perubahan yang sangat signifikan bagi siswanya, karena mereka yang punya masalah apakah masalah Narkoba atau masalah yang lain, mereka curhat kepada teman sebaya mereka sendiri yang telah diberi pemahaman dengan materi yang diberikan oleh guru pembina PIK-Remaja,”Ujarnya.

Laporan : MSL