by

FK-LSM Desak Polres Usut Kecelakaan Tenaga Kerja di PT.BLG 

Wartasulsel.net, – MAKASSAR- Forum Komunikasi. Lembaga Swadaya Masyarakat (FK-LSM) Kabupaten Pinrang , mendesak pihak Polres segera mengusut kasus kecelakaan Tenaga Kerja di PT.BLG (Grinding Rumput Laut) di Kec. Suppa Pinrang.

FK-LSM menilai proses penanganan  Kecelakaan Tenaga Kerja (KTK) di perusahan asing yang dinyatakan via medis cacat seumur hidup (kedua kaki koran) yang terbik-cabik oleh mesin Grinding Rumput laut itu, berlarut-larut.

“Apalagi ada dugaan suatu kecelakaan yang disengaja oleh pihak manajemen yang (pelaku adalah TKA) asal Cina,” kata Ketua FK-LSM ,Kabupaten Pinrang,  Ir.Ruslan Ma’rupi , kepada Join News Network (JNN) , kemarin.

Ruslan yang juga sekertaris (demisioner) Pengurus Putra Putri Kepolisian  Pinrang, merasa heran hingga FK-LSM menyurat ke Polres Pinrsng (27/!8/2018) jangankan penanggulangan pihak Mr.TN , yang diduga sengaja hingga korban Iwan (24) harus telah kedua kakinya cacat seumur hidup itu, sama sekali terproses. ” Bahkan Mr .TN, keberadaannya sementara ini tak jelas,” sebut Ruslan.

FK-LSM hanya menghatapkan Polres Pinrang berjalan sesuai UUN 28 Th 1999 ttg penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari KKN  dan Skep Kapolri Th 2004 tentang tindak lanjut atas penanganan perkara yang ditangani Polri, dan beberapa aturan yang mengingat.

Dalam penyelidikan, Kapolres Pinrang, lewat Kasat Reskrim AKP Suwardi, mengatakan selain kasus Kecelakaan Tenaga Kerja di PT.BLG (Rumput Laut) di Suppa pihaknya berjalan hanya masih dalam tahap penyelidikan, termasuk dugaan kasus yang masuk ditangani Tipikor. ” Siap pak, Tipikor masi satu atap dengan Reskrim, dan semia respon (masukan) serta saran sangat kami hargai dan akan di Tuntaskan,” katanya kepada JNN , lewat WhastApp-nya, kemarin.RUS/RedWS.

News Feed