by

Penggunaan Kartu Elektronik Dikeluhkan Pengguna Jalan Tol

WARTASULSEL.NET, MAKASSAR – Penggunaan kartu atau uang elektronik (e-money) untuk pembayaran jalan tol di Makassar menuai keluhan dari pengguna jalan tol. Pasalnya, penggunaan kartu tersebut tidak tersosialisasi dengan baik.

”Kemarin sempat macet di jalan tol akibat supir truk yang tak tahu kalau pintu yang ia lewati harus menggunakan uang elektronik, dan tak menerima uang tunai,” kata Tasul salah seorang pengguna jalan tol, Sabtu 7 Oktober 2017.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ramli. Pria yang kesehariaanya bekerja sebagai ekspedisi darat ini mengeluhkan sistem pembayaran tol dengan menggunakan kartu.

Menurutnya, transparansi pembayaran jalan tol tidak jelas, karena tidak bisa dikontrol oleh pemegang kartu.

”Harusnya ada struk yang keluar pada saat petugas menempelkan kartu, karena kita tidak tau berapa kali petugas menempelkan kartu, dan berapa jumlah saldo yang terpotong,” jelasnya.

Saat Wartasulsel.net, mengcoba mengkormasi hal tersebut ke Humas PT. Bosowa Marga Nusantara sebagai pihak pengelola, namun yang bersangkutan sedang tak berada di tempat.

Sekadar diketahui, 1 Oktober 2017 kemarin penggunaan transaksi non tunai di jalan tol Makassar mulai aktif diberlakukan. Badan usaha jalan tol bersama Bank Indonesia melakukan kerjasama untuk penggunaan kartu elektronik tersebut.

Pihak pengelola jalan tol juga telah menyediakan satu pintu khusus untuk pengguna uang elektronik, dan otomatis di jalur tersebut pengguna jalan tak bisa menggunakan uang tunai. (redaksi)