by

NA-SS Deklarasi di Karebosi, 9 Hari Lagi

WARTASULSEL.NET, MAKASSAR – Bakal calon gubernur dan wakil gubenrur Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman (NA-SS) siap menggelar deklarasi pasangan dalam waktu dekat. Rencananya, deklarasi berlangsung Minggu (15/10) mendatang.

”Rencananya seperti itu. Namun masih tentatif, sambil menunggu dukungan resmi dari sejumlah partai politik,” ungkap sumber BKM, kemarin.

Menurut dia yang tak ingin ditulis namanya, deklarasi pasangan NA-SS untuk menjawab permintaan dari elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Intinya, memberi batas waktu kepada NH untuk mencukupkan partai koalisi dan segera menentukan wakil dalam waktu yang sudah disepakati.

Seperti disampaikan Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri pekan lalu, bila NA harus mencukupkan partai koalisi. Tak hanya itu, anggota DPR RI ini berharap agar NA segera menetapkan calon wakilnya dan menggelar deklarasi pasangan.

“Hanya saja, untuk kegiatan deklarasi kemungkinan besar ditangani langsung oleh partai pengusung,” jelas sumber tersebut di Coffee Hollic Mall Panakkukang Makassar, Kamis (5/10).

Hingga saat ini, NA-SS sudah mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengontrol sembilan kursi di DPRD Sulawesi Selatan. Selain itu, PDIP dengan lima kursi. Adapun dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tinggal menunggu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta Dewan Syuro PKS.

Tak hanya itu, Partai Demokrat, Gerindra dan PKB juga tetap terbuka untuk berkoalisi mengusung NA.

Terkait deklarasi pasangan, Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni (RPG) yang dihubungi, mengaku masih menunggu perintah dari DPP. “Kami menunggu keputusan DPP. Sampai saat ini Pak Nurdin baru surat tugas dan perlu melengkapi parpol dan pasangan,” ujar RPG, kemarin.

Menurut legislator PDIP Sulawesi Selatan dua periode ini, manakala semuanya sudah lengkap, maka partainya akan menjadi bagian yang paling terdepan.

“Apabila telah lengkap semua dan ada perintah DPP, maka kami akan laksanakan dan menjadi bagian terdepan untuk memenangkan pasangan yang direkomendasi DPP Partai,” ujar mantan anggota DPRD Kota Makassar ini.

Dihubungi terpisah, bendahara DPW PKS Sulsel Ariady Arsal yang dimintai tanggapannya soal rencana deklarasi NA-SS, mengaku belum mendapat kabar.

Politisi PAN H Busrah Abdullah yang dimintai tanggapannya, menegaskan bila sudah ada perintah DPP PAN terkait usungannya kepada NA di pilgub, maka semua kader harus memberikan dukungan.

Untuk itu yang berwenang memberikan imbauan kepada kader adalah DPW PAN Sulawesi Selatan.

“Mungkin yang tepat memberi hibuauan adalah ketua DPW. Kita personji. Apalagi saya tidak masuk di kepengurusan DPW,” ujar Busrah.

Mantan wakil ketua DPRD Makassar ini menambahkan, bila yang tidak ikut memberikan dukungan kepada NA tentu memiliki konsekwensi bisa berupa sanksi. “Sebagai kader, apapan keputusan DPP saya ikut.

Bagi seluruh kader, mulai ranting hingga DPC wajib untuk mengikuti keputusan yang telah diambil DPP,” jelas Busrah yang pernah tercatat sebagai ketua DPD PAN Makassar dua periode.

Tim media NA, Bunyamin Arsyad yang dikofirmasi juga mengaku belum mendapat informasi soal rencana deklarasi, baik tempat maupun waktu. “Belum ada. Kalau sudah ada kejelasan nanti saya kabari,” ujar Bunyamin. (redaksi)