by

Pemuda Muhammadiyah Takalar Dan Gowa, Kutuk Keras Penikaman Aktivis IPM Di Bontoala Makassar

 

WARTASULSEL.NET,- Siswa SMK Bontoala yang bernama Aslan Syah (18) yang tewas di tikam di jalan Pongtiku Makassar oleh orang yang tidak dikenal, kejadiannya sepulang dari mengurus urusan organisasinya yang merupakan sekretaris Ikatan Pelajar Muhammadiyah Bontoala Makassar, Senin (2/10/2017) malam kemarin.

Kejadian berawal saat pergi verifikasi administrasi, tiba-tiba kami di cegat ditengah jalan oleh orang yang tidak dikenal dan langsung menikam teman kami dari depan, untung saya bisa meyelamatkan diri”, (kata rekan korban)

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Awal Bross Makassar tapi ditolak sehingga dilarikan ke rumah sakit Wahidin Sudiro Husodo tapi sayang nyawanya sudah tidak bisa tertolong lagi, hingga berita ini diturunkan jenazah korban di semayangkan di rumah duka.

Kejadian ini sontak menimbulkan reaksi dan simpatik dari Aktifis pemuda Muhammadiyah Se- Sulawesi Selatan salah satunya dari Kabupaten Takalar dan Gowa.

“Kami mengutuk Keras Kejadian ini dan mendesak Kepolisian agar segera mengusut tuntas pelakunya dan menghukum dengan seberat-beratnya, termasuk juga pihak Rumah Sakit Awal Bross yang telah menolak perawatan korban dengan alasan yang tidak jelas, agar bisa menjadi pelajaran” tegasnya lagi.

Senada dengan itu Ketua PDPM Kabupaten Gowa Mardin Rimakka mengatakan sangat menyesalkan kejadian itu dan mengutuk keras atas penikaman tersebut “Kami minta kepada pihak kepolisian sebagai penegak hukum agar segera mencari pelaku penikaman, jangan memberikan kesan aktifis tidak aman dari ancaman kejahatan premanisme”, terangnya

Dan sampai berita ini dimuat, hingga saat ini motif penikaman dan identitas pelaku juga belum diketahui.(desy ws)