by

Ketua Komisi ASN Sofian Effendi Puji Pandangan SYL

WARTASULSEL.NET, – MAKASSAR, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo saat hadir sebagai keynote speaker di acara Seminar Nasional Temu Alumni STIA LAN di MaxOne Hotel,  Kamis (28/9) pagi, menyebutkan pengisian posisi pejabat harus diisi berdasarkan kompetensi.Hal ini disepakati oleh Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi, menurutnya, seleksi pejabat harus berdasarkan keahlian.

“Saya sangat setuju dengan pidato Pak Gub. Kendala memang ada, misalnya intervensi politik di dalamnya terlalu besar. Jadi seleksi pejabat memang harus betul-betul berdasarkan keahlian,” kata Sofian.

Sebelumnya SYL juga mengeritik penggunaan istilah lelang jabatan. Sofian mengatakan juga setuju agar istilah itu tidak digunakan karena memiliki konotasi negatif dan memang tidak ada istilah demikian dalam undang-undang.

“Tadikan Pak Gub mengkritik terkait istilah lelang jabatan. Saya bilang sama Pak Gub, saya juga kritik Pak.  Itukan maknanya negatif seolah-olah ada harganya.  Lagi pula istilah itu tidak dikenal, dalam Undang-Undang namanya seleksi jabatan,” sebutnya.

Sofian dalam seminar tersebut sependapat dengan SYL dalam hal manajemen dan transformasi ASN.

Bahwa ke depan ASN yang dibutuhkan adalah yang bisa berkomunikasi dan menunjukkan keberadaan dan eksistensi negara serta bisa membawa Indonesia bertransformasi menuju arah yang lebih baik ke depan.

“Harus sepertu itu memang untuk ASN ke depan. Bagus pidato Pak Gub. Karena dia memang orang admistrasi jadi paham betul. Mudah-mudahan beliau tidak berhenti hanya sebagai gubernur saja,” ujar Sofian.

Sofian yang memuji pandangan SYL ini dan menjadikan sambutan Gubernur Sulsel ini menjadi acuan dalam membawakan makalah.

“Apa-apa yang disampikan berdasarkan pengalaman dan pencermatan luar biasa seorang pamong senior,” pungkasnya. (gz)