by

Pesan Pasca Ramadhan (27 Dzulqa’dah 1438 H) “Putus Asa”

WARTASULSEL.NET, – Seorang teman saya orang Korea pernah mengatakan ke saya bahwa orang Indonesia itu sangat beruntung. Mengapa,  karena seluruh penduduk di Indonesia harus memiliki agama. Dia pernah tinggal di Indonesia selama setahun dan melihat bagaimana kehidupan beragama. Berbeda sekali dengan negaranya di mana sekitar 65% tidak beragama. Menurutnya hal ini berhubungan dengan jumlah kasus bunuh diri yang sangat tinggi di negaranya.

 

Kemajuan teknologi yang tidak diikuti oleh kesadaran spiritual atau ketiadaan iman akan memberikan dampak yang sangat buruk. Bisa dibayangkan pada saat seorang mendapat ujian yg berat dan tidak melihat ada yang namanya kekuasaan Allah. Mereka yang beragama tentu merasa ada tempat dia mengeluh, tempat dia berharap, dan ada Allah yang akan menolongnya. Apalagi kalau dia sampai meyakini bahwa ujian itu datang dari Allah untuk mengujinya atau sebagai jalan untuk membersihkan dosa-dosanya.

 

Allah adalah Mahakuasa akan segala sesuatu, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Maha Halus, Maha Pemberi,  Maha Pengampun, dan seterusnya, tentu akan melihat reaksi setiap hambanya dalam menerima ujian. Bagi yang berputus asa maka orang tersebut dapat dikatakan tidak lulus.  Kalau sampai bunuh diri tentu akan sangat buruk akibatnya.

 

Maha Benar Allah dengan firman-Nya dalam (QS An-Nisaa 4:29) :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

 

Jangalah berputus asa karena nikmat Allah sangatlah besar.

 

 

Penulis : Prof. Veni Hadju

Editor : Zoel