by

Inilah Semarak Peringatan Hari UMKM Ala AKUMANDIRI Di Makassar

WARTASULSEL.NET, – Semarak peringatan hari UMKM Nasional tanggal 12 Agustus 2017 yang dilakukan oleh berbagai stakeholder di Indonesia begitu pula di Kota Makassar. salah satunya adalah Assosiasi IUMKM AKUMANDIRI Sulawesi Selatan bertempat di Warkop Apakabar Jl. Monumen Emmy Saelan Makassar, Senin kemarin (14/8/2017)

 

AKUMANDIRI sulawesi Selatan mengadakan kegiatan “Ngopi dan bincang bisnis Bareng AKUMANDIRI”. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Makassar, DR. H. Syamsu Rizal, S.Sos, M.Si, Kepala Balatkop/PLUT Sulsel Drs. Abdul Azis Bennu,MM, Ketua ABDSI Sulsel Salman Sahmad,S.Pd, MM. hadir pula Asdar Marzuki dari PUPUK dan Muh.Nurfitrani dari Pimbuk Sulsel serta pengurus dan UKM anggota AKUMANDIRI Sulsel.

 

Ketua DPW Akumandiri Sulsel, Bahtiar Baso mengatakan, meskipun Akumandiri masih terbilang baru di Sulsel namun telah berkontribusi positif dalam memajukan UMKM.

 

Berbagai jalinan kerjasama dengan instansi pemerintah dan swasta terus digalang dalam memberdayakan UMKM, sesuai semboyan Tumbuh Bersama Meng-Indonesia-kan Indonesia.“Alhamdulillah Akumandiri Sulsel menjadi percontohan nasional kerjasama BNN dalam pembinaan pasca rehab eks pengguna narkoba,”tambahnya.

 

Dalam kesempatan ngopi dan bincang bisnis ini, Deng Ical yang juga salah satu pembina akumandiri memotivasi peserta untuk terus berkarya dan melakukan kerja-kerja nyata dalam memajukan usaha. “Pemerintah menyadari peran penting UMKM dalam perekonomian, dan khusus di Makassar pertumbuhan perekonomi karena digerakkan sektor industry, usaha mikro, kecil dan menengah, ujar Deng Ical.

 

Ia pun berharap Akumandiri berperan menjembatani antara umkm berbasis natural resource dengan UMKM yang sudah berbasis digital atau startup yang didominasi anak-nanak muda. Juga mengawal dengan membranding produk-produk UMKM yang bisa menjadi ikon atau kebanggaan Makassar.

 

“Harus ada pemihakan pemerintah sebagai prasyarat penting penguatan UMKM. Tidak adil apabila UMKM diserahkan  keseluruhannya pada mekanisme pasar,dan UMKM bertarung bebas melawan pengusaha-pengusaha besar,” tambahnya. (red ws)