by

Terkena Abrasi, Keindahan Dermaga Sanrobone Takalar Tinggal Kenangan

WARTASULSEL.NET, Takalar – Akibat abrasi yang kian meluas di beberapa titik di Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, sebuah dermaga kapal di desa tersebut juga mulai mengalami kemiringan sehingga warga sekitar mengkuatirkan dermaga tersebut akan ambruk dalam waktu yang tidak lama lagi.

 

“Dampak negatif yang ditimbulkan oleh ulah penambang pasir laut, bukan hanya air laut keruh dan ikan ikan menjauh, tetapi abrasi juga terus terlihat setelah sedimen pasir laut berkurang dan yang paling mengkuatirkan saat ini adalah keberadaan dermaga kapal di Dusun Je’ ne, Desa Ujung Baji yang terancam ambruk,” tutur Hafid, warga Dusun Je’ ne, Kamis (27/7/2017).

 

Hafid bersama warga lainnya mengaku hanya bisa pasrah terhadap kondisi yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang pasir laut, hal itu dikatakannya mengingat berbagai upaya yang ditempuh oleh masyarakat dibawah pengawalan aliansi Mahasiswa, namun belum membuahkan hasil.

Foto : Tampak Sebelum Abrasi Pantai Terjadi Di Sanrobone

“Masalah tambang pasir laut ini sudah berlarut larut tanpa ada solusi yang diberikan pemerintah kabupaten/provinsi, kasihan kami selaku masyarakat kecil kalau keadaan terus begini,” ujar Hafid.

 

Mengetahui hal tersebut, Aktivis Tolak Tambang Pasir Laut Chonel Muh. Gaffar, mengatakan hal ini tidak boleh dibiarkan dan Kapal penambang harus dihentikan sekarang juga sebelum dampak abrasi semakin meluas.

 

“Bupati Takalar harus ambil sikap mencabut Izin Prinsip perusahaan tersebut, agar semua izinnya gugur dan Tambang dihentikan sesuai Undang-undang, ” Ungkap Aktivis dari Sanrobone tersebut.

 

Gelombang penolakan dan penghentian yang dilakukan elemen aktivis dan rakyat Takalar sejak 3 bulan lalu, bahkan berbagai dampak sudah ditimbulkan akibat penambangan, sampai saat ini Pemerintah Daerah Takalar juga belum mengambil sikap.

 

Penulis : Ahmad Kudri

Editor : Red-ws

Foto : A.Kudri