by

Inilah Pesan 1 Dzulqaidah 1438 H : “Panduan Iman”

 

WARTASULSEL.NET, – Bagaimana agar doa kita dikabulkan Allah? Walaupun itu sesuatu yang tidak mungkin? Salah satu contoh dalam Al-Qur’an adalah permintaan nabi Zakaria untuk memperoleh anak saat umurnya sdh tua dan istrinya mandul. Tapi toh keajaiban Allah datang. Beliau dikaruniai anak saleh yang akhirnya menjadi nabi yaitu nabi Yahya.

 

Para ulama mengatakan ada satu hal yang mendorong terkabulnya  nabi Zakaria; yaitu beliau sangat yakin dengan doanya. Saat melihat kekuasaan Allah yang diberikan kepada Maryam timbullah niatnya juga untuk berdoa. Kalau Allah berkuasa memberikan makanan langsung kepada Maryam maka Allah juga pasti berkuasa menjadikan yang tidak mungkin menjadi mungkin.

 

Inilah yang disebut dengan panduan iman. Doa yang dimotivasi oleh iman yang kuat atau dengan keyakinan yang tinggi akan membuahkan keajaiban.

 

Banyak orang yang berdoa tapi tidak dilandasi dengan penghayatan yang dalam akan doa yang dipanjatkan. Kadang ada keraguan dalam hatinya. Artinya, panduan imannya lemah. Itulah sebabnya banyak orang berdoa tapi nihil hasilnya.

 

Sudah lama berdoa tapi belum terlihat hasilnya. Dalam Al-Qur’an Allah beberapa kali memperlihatkan suatu keajaiban akibat doa yang dipanjatkan oleh hamba-Nya.

 

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Hunaalika da’aa zakariyya rabbahuu qaala rabbi hablii milladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka samii’ud du’aa’. (QS Al Imran 3:38). Artinya: Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.

 

YAKINILAH DAN HAYATILAH SETIAP DOA YANG KAU PANJATKAN.

(Prof.Veni.H/red-Ws)