by

Inilah Pesan 21 Syawal 1438 H : “NIKMAT TERLUPAKAN”

WARTASULSEL.NET, – Ada dua nikmat yang umumnya banyak dilupakan manusia yaitu nikmat kesehatan dan kelapangan waktu. Banyak manusia yang tidak menggunakan ke dua nikmat ini dengan baik. Mereka terlalaikan dengan banyàk melakukan hal yang sia-sia. Namun ada yang sangat memperhatikan kel dua nikmat ini. Mereka selalu memikirkan perbuatan yang baik dari waktu ke waktu.

 

Setiap waktu shalat mereka paling duluan ke mesjid dan selalu menyempatkan dirinya untuk membaca Al-Qur’an. Mereka terus menasehati dirinya dengan membaca buku dan berbagai tulisan yang bermanfaat.

 

Kita patut bersyukur hidup di negara ini ,karena hampir di semua tempat kita bisa mendengar suara adzan lima kali sehari. Kita juga bersyukur bisa memperoleh nasehat setiap waktu karena siaran radio atau saluran TV yang mendidik telah banyak bermunculan.

 

Kita juga dengan mudah bisa membaca buku yang ditulis oleh para ulama, kaum ilmuwan terdidik, yang memberikan pencerahan dalam kehidupan ini. Apalagi, kondisi keamanan dalam negeri yang memungkinkan kita beribadah dengan baik. Ini semua membuat nikmat yang kita peroleh dapàt termanfaatkan dengan baik.

 

Allah telah mengiangatkan kita hamba-Nya untuk memohon keselamatan dalam kehidupan ini dengan mengharapkan kesehatan baik fisik maupun jiwa kita. Tidak sedikit manusia yang diberikan ujian dengan penyakit. Tentu kalau mereka bersabar dengan penyakit itu dan berbaik sangka kepada Allah maka mereka akan bertemu Allah dengan timbangan amal yang sangat berat.

 

Ujian penyakit yang mereka rasakan telah membawa mereka sangat dekat dengan Allah. Namun sangat disayangkan kalau saat sehat mereka lalai dan begitu diuji dengan penyakit mereka berputus asa bahkan lari kepada kesyirikan. Mereka mencari pengobatan kepada dukun atau ke tempat-tempat yang dilarang Allah.

 

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Innallaaha laa yagfiru ayyusyrika bihii wayaghfiru maa duuna dzaalika limayyasyaa’ wamayyusrik billaahi faqadiftaraa itsman ‘azhiimaa. (QS An-Nisa’ 4:48). Artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengamapuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang tingkatannya di bawah syirik, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh dia telah berbuat dosa yang besar.

 

GUNAKAN NIKMAT KESEHATAN DAN WAKTU LUANGMU SEBELUM DATANG UJIAN YANG DAPAT MEMBATASI AMAL SALEHMU.(Prof.Veni.H/Redws)