by

Inilah Pesan 19 Syawal 1438 H : “BERKAH PAGI”

WARTASULSEL.NET, – Prof. Dr. Thal’at Muhammad Afifi Salim menulis buku yang sangat bermanfaat dengan judul “Berkah Bangun Pagi.” Buku ini dicetak oleh Darul Salam dan telah diterjemahkan dan dicetak dalam Bahasa Indonesia (Zam-zam 2015). 16/7/2017.

 

Beliau mengutarakan berbagai manfaat bangun awal dalam timjauan medis dan syar’i. Bangun di awal waktu akan memberikan kita kesempatan untuk beribadah shalat tahajjud, membaca Al-Qur’an dengan baik, berdoa pada waktu terbaik, dan dzikir yang terdengar Allah. Bangun sebelum waktu subuh memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap kesehatan kita dan tentu terhadap keseluruhan aktifitas kita.

 

Di Amerika pernah diteliti mereka yang terbiasa bangun sebelum jam 5 pagi oleh karena pekerjaanya dan mereka yang bangun setelah jam 7 pagi. Ternyata status kesehatan mereka yang tidur lbh awal dan bangun sebelum jam 5 pagi sangat jauh lebih baik dibanding mereka yang bangun pagi dan beraktifitas setelah jam 7 pagi.

 

Berbagai hormon dan proses pengaturan tubuh kita menjadi lebih baik apabila telah ada aktifitas sejak pagi masih gelap, senyap, dan udara dingin. Mereka ini juga akan jaiuh dari stroke dan penyakit metabolisme lainnya.

 

Allah menempatkan shalat sunnah yang paling utama adalah shalat di sepertiga malam terakhir. Allah juga memberikan waktu yang paling baik utk diterima doanya adalah waktu sahur. Allah juga akan menjaga mereka yang menghadiri shalat Subuh berjamaah di mesjid.

 

Allah SWT bahkan menilai shalat sunnah dua rakaat sebelum Subuh adalah lebih baik dari dunia dan seisinya. Semua ini diharapkan menjadi daya tarik yang luar biasa kepada orang-orang beriman. Sayang sekali banyak yang menyia-nyiakan waktu pagi dan sepertinya tidak tertarik dan tidak bersungguh-sungguh untuk itu.

 

Maiha Benar Allah dengan firman-Nya: Yaa ayyuhal muzzammil, qumillaila illaa qaliilaa, nisfahuu awinqush minhu qaliilaa, awzid ‘alaihi warattilil quraana tartiilaa (QS Al-Muzzammil 73:1-4). Artinya: Wahai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk shalat) pada malam hari (kecuali) sebagian kecil, (yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu atau lebih dari (seperdua) itu dan bacalah Al- Qur’an itu dengan perlahan-lahan.

 

BANGUNLAH DI SEPERTIGA MALAM TERAKHIR DÀN BERAKTIFITASLAH DI DALAMNYA AGAR HIDUP INI BERBERKAH.

 

Penulis : Prof.Veni.H

Editor : Red-WS