by

Barisan Independen Pemantau Kinerja Polisi Gelar Aksi Di Fly Over

WARTASULSEL.NET, – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Barisan Independensi Pemantau Kinerja Kepolisian disingkat (BRIPKA) di bawah jembatan fly over Jl.Urip Sumohardjo Makassar sore tadi.(12/6/2017)

Aksi mereka menyikapi penggunaan Gula Rafiansi seharusnya tidak boleh di perjual belikan untuk konsumsi langsung ke masyarakat, sesuai dengan Permen perdagangan Nomor 74 Tahun 2015 tentang perdagangan antar pulau dan nomor 17 tahun 2015 tentang ketentuan impor Gula. Ditambah label BPOM palsu, lantaran tak memiliki izin dan tak terdaftar.

Dipimpin oleh Akbar B,SH bersama rekannya Ibrahim bentangkan spanduk dan orasi. Dalam tulisan spanduknya “Equality before the law usut tuntas kasus gula rafinasi tangkap pemilik gula rafinasi UD.Benteng Baru (Ridwan Tandiawan)”.

Ada juga bertuliskan “Polda Sulsel Harus Transaparan dalam kasus gula Rafinasi “. Serta pamplet bertuliskan

1). Habib Rizieq aja Tersangka Ridwan Tandiawan kok ngga…?

2). Polda sul-sel harus transparan dalam mengungkap kasus gula rafinasi UD.Benteng Baru.

3).Tegakkan supermasi hukum jangan tebang pilih! Indonesia tidak mengenal masyarakat kebal hukum !!!.

Adapun Tuntutan mereka yakni :

1). Meminta kpd Polda Sulsel untuk transparan dalam proses pemeriksaan pemilik gula rafinasi (Ridwan Tandiawan).

2). Meminta kpd Polda Sulsel untuk menetapkan Ridwan Tandiawan sebagai tersangka.

3). Meminta kpd Polda Sulsel untuk melakukan penahanan kpd Ridwan Tandiawan.

4). Meminta kpd media cetak untuk menyoroti kasus gula Rafinasi yang terkesan pemberitaan tersebut hilang dimuka publik.

(Red ws)