by

Pasca Aksi Didepan Kantor DPRD Takalar Terkait “Tolak Tambang”, Anggota Dewan Tinjau Lokasi

WARTASULSEL.NET, – Pasca aksi yang dilakukan oleh sejumlah warga nelayan Galesong Raya dan Sanrobone, Forum Masyarakat Pesisir Nelayan Galesong Raya dan Sanrobone, Formasi Negara, dan FIK-KSM. Beberapa anggota DPRD Takalar meninjau lokasi bibir pantai yang terkena abrasi di Galesong.(18/5/2017)

Kunjungan beberap anggota DPRD Takalar yang berlokasi di Desa Bontosunggu yang terdiri dari Nurdin HS (Fraksi PPP), Indar Nyonri (Fraksi Nasdem), Hj. Mardiana Tanning (Fraksi PKS), Husniah Rahman Dg Tayu (Fraksi Demokrat), dan Adam Hamzah (Fraksi PKPI).

Dalam tinjauan tersebut, dari informasi yang diperoleh wartasulsel bahwa mereka semuanya “Menolak Tambang/Pengerukan Pasir Laut Di Perairan Galesong dan Sanrobone”.

Foto: Tampak Abrasi di Bibir pantai Galesong

Dampak itupun kelima anggota DPRD Takalar ini kemudian melihat beberapa daerah yang sudah terkena dampak abrasi. Kegiatan penambangan belum sepenuhnya dilakukan namun sudah berdampak luas ke warga, bahkan tak sedikit warga pesisir pantai yang sudah pindahkan rumahnya karena takut terjangan ombak menimpa rumahnya.

Kelima Anggota DPRD Takalar tersebut pasca aksi 15/5 lalu yang dilakukan oleh sejumlah warga nelayan yang didampingi oleh lembaga, forum dan komunitas Galesong, kelima anggota DPRD Takalar ini turun ke lokasi esok harinya tanggal 16 mei 2017 lalu didampingi Srikandi FIK-KSM Nurlinda Taco dan berharap bisa melihat kehadiran Kapal Boskalis itu namun pagi itu tidak terlihat di perairan Galesong.(red ws)