by

KITRA TNI-POLRI Sulsel Minta Gaji Dinaikkan

WARTASULSEL.NET, – Koalisi Kesejahteraan TNI-POLRI (KITRA TNI-POLRI), dalam selebarannya menyebutkan bahwa sudah saatnya Gaji TNI dan Polri dinaikkan karena mengacu dari data KPK pada tahun 2014 lalu menyebutkan bahwa kebocoran negara capai 7.200 Triliun.(28/4/2017)

Bukan mustahil jika gaji TNI dan Polri dinaikkan menjadi angka Rp.50 juta perbulannya, sebab total anggaran Negara bisa mencapai sekitar 10.000,- Triliun pertahunnya, namun pengambil kebijakan seolah bungkam.

Dan mantan Ketua KPK Abraham Samad pernah sampaikan bahwa anggaran negara sebesar itu, mampu membuat pendapatan perkapita masyarakat Indonesia menjadi 20 juta/perbulannya. Dijaman Postmodernisme ini hal-hal yang tak rasional mulai ditinggalkan seiring berjalannya waktu, maka kami berharap pengambil kebijakan untuk naikkan gaji TNI/Polri karena dianggap sudah layak dinaikkan.

Dalam selebarannya menjelaskan, bahwa rasionalkah ketika TNI/Polri dipaksa bekerja Dewa tapi di gaji Bercanda, sementara artis yang bercanda malah digaji serius. Sedangkan kita lupa bahwa substansi masalah Republik ini adalah sudah 72 tahun NKRI berdiri namun tak pernah bisa realisasikan Pancasila secara utuh kepada Rakyat Indonesia.

Koalisi Untuk Kesejahteraan TNI-Polri menuntut :
1. Naikkan 50 juta/bulan Gaji TNI dan Polri
2. Jadikan TNI-Polri Sejahtera
3. Stop Kebocoran Negara
4. Presiden tegakkan Pancasila secara Utuh.

KITRA TNI-Polri : Jenlap Ardiansyah, Korwil Sulsel Kuswandi Rahman, dan Mengetahui Kornas Ibrahim Asnawi.
(red ws)