by

Pemprov Sulsel Tak Mau Tergesa-Gesa Terbitkan Regulasi Taksi Online

Wartasulsel.net, – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan peraturan gubernur alias pergub perihal taksi online belum bisa diterbitkan dalam waktu dekat.

 

Alasan yang mendasar adalah penyusunannya mesti dilakukan secara matang di mana regulasinya tidak boleh memicu konflik antara angkutan konvensional dan online.

 

Perlu kematangan dalam mengambil kebijakan sehingga tidak memicu konflik besar. Harus dikaji lebih dalam dan diatur sedemikian rupa, jangan sampai timbul konflik,” ungkap Syahrul YL.

 

Ditegaskam lagi bahwa meski belum menerbitkan pergub taksi online, tapi pada dasarnya rancangan regulasi itu sudah disusun. Akan tetapi rancangan pergub taksi online butuh kajian mendalam.

 

Harus menyerap seluruh aspirasi dari pihak-pihak terkait untuk memastikan peraturan tersebut tidak merugikan salah satu pihak.

 

Pasca diterapkannya revisi Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 yang berubah menjadi Permenhub Nomor 26 Tahun 2017. Regulasi itu mengakibatkan terjadinya gesekan antara taksi online dan angkutan konvensional.

 

Bahkan, larangan beroperasi bagi taksi online pernah dikeluarkan. Pembatalan larangan operasi taksi online disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar.

 

Jadi langkah aparat Dinas Perhubungan dan Kepolisian pada awal April yang melakukan razia taksi online merupakan kekeliruan. Jadi tidak ada tindakan dulu ini selama masa transisi.

 

Yang ada sebenarnya menyosialisasikan Permenhub. Jadi belum ada penindakan. Sifatnya hanya sosialisasi dan edukasi, tapi ada yang menafsirkan lain, terang Ilyas.(wartaekonomi)