by

Remaja Sehat Tanpa Pergaulan Bebas

Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa, yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Mereka sedang mencari pola hidup yang sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metode coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan yang sering menimbulkan kekhawatiran bagi lingkungan dan orang tuanya.

Sekarang ini zaman globalisasi remaja harus diselamatkan dari globalisasi, karena globalisasi ini ibaratnya kebebasan dari segala aspek sehingga banyak kebudayaan-kebudayaan yang masuk. Sehingga pentingnya memberikan filter tentang perilaku-perilaku yang negatif seperti minuman keras, mengkonsumsi obat terlarang, sex bebas, dan lain-lain yang dapat menyebabkan terjangkitnya penyakit HIV/AIDS.
Dalam menghadapi masalah pergaulan bebas antar jenis dimasa kini, orang tua hendaknya memberikan bimbingan pendidikan seksual secara terbuka, sabar, dan bijaksana kepada para remaja. Dengan demikian, mereka akan menghindari perbuatan yang tidak boleh dilakukan dan melaksanakan perbuatan yang harus dilakukan.

Berdasarkan penelitian diberbagai kota besar diindonesia, sekitar 20 hingga 30 persen remaja pernah melakukan hubungan seks hingga menginjak kejenjang perkawinan.
Pakar seks juga specialis Obstetri dan Ginekologi Dr. Boyke Dian Nugraha di jakarta mengungkapkan, dari tahun ke tahun data remaja yang melakukan hubungan seks bebas semakin meningkat. Dari sekitar lima persen pada tahun 1980-an, menjadi dua puluh persen pada tahun 2000.

Kisaran angka tersebut, kata boyke dikumpulkan dari berbagai penelitian dibeberapa kota besar di indonesia, seperti jakarta, surabaya, palu dan banjarmasin. Bahkan di pulau palu, sulawesi tenggara pada tahun 2000 lalu tercatat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 29,9 persen.
Tingginya angka hubungan seks pranikah dikalangan remaja erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah aborsi saat ini, tercatat sekitar 2,3 juta dan 15-20 persen diantaranya dilakukan remaja, terjadinya seks bebas dikalangan remaja dikarenakan banyak faktor, yang paling utama adalah pesatnya perkembangan jaman sehingga banyak remaja yang bergaul tanpa batasan dan etika.

Usaha untuk pencegahan sudah semestinya terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda kita. Agar lebih bermoral dan lebih bisa diandalkan untuk kebaikan negara kedepan.