by

Anda Perokok? Ingin Berhenti Begini Caranya

Wartasulsel.net, Kesehatan – Ketua Bidang Kajian Obat dan Farmakoterapi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr Masfar Salim menyampaikan solusi bagi masyarakat Indonesia untuk berhenti merokok adalah niat dan mengurangi konsumsi rokok.

 

Apalagi tidak ada manfaat dari merokok, bea cukai tinggi yang harus di bayar serta menguras anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) hingga Rp30 triliun.

 

“Solusinya adalah niat. Sesuatu yang diniatkan walau ada adiksi (candu) pelan-pelan akan hilang. Waktu puasa saja bisa tidak merokok,” ujar Dr Masfar usai melakukan konferensi pers penolakan RUU Pertembakauan bersama 17 organisasi kesehatan,

 

Dikatakan dr Masfar, upaya berhenti merokok tidak diperlukan obat kimia ataupun produk-produk yang malah menimbulkan bisnis baru. Sehingga selain niat, dr Masfar juga mengatakan penting bagi perokok untuk mengurangi sedikit demi sedikit jumlah konsumsi rokok dalam rentang waktu tertentu.

 

“Lakukan dengan bertahap. Misalnya kalau biasa konsumsi rokok sehari 10 batang, besoknya kurangi sebatang. Atau kalau terlalu berat lakulan pengurangan jumlah rokok dalam rentang seminggu kurangi sebatang,” jelas dr Masfar.

 

Dr Masfar juga mengatakan, merokok memang merupakan suatu bentuk kebiasaan karena memiliki efek candu yang dinamakan adiksi, karena itu perlu melakukan niat dan menjalankannya. Ia juga mengatakan dengan penuh keyakinan, perokok sendirinya akan berhenti dan menyesal ketika telah menderita penyakit.

 

“Niat dan jalankan. Banyak kok orang yang bisa berhenti dengan cara itu. Kalau masih merokok, baru nanti kalau kena serangan jantung jadi kapok,” tukas dr Masfar.

 

(red/Netralnews)