by

“Menuju Takalar Yang Damai”

Wartasulsel.net, – Pilkada serentak yang berlangsung tanggal 15 Feb 2017 yang dilaksanakan diseluruh Indonesia termasuk salah satunya Kabupaten Takalar. Penyelenggaraan Pilkada Takalar KPU sukses melaksanakan agenda lima tahunan tersebut.(2/3/2017)

 
KPU Takalar telah melaksanakan sidang pleno penetapan pemenang pasangan calon dengan menetapkan Syamsari Kitta dan Achmad Dg Se’re sebagai pemenang dengan perolehan suara 88.113 (50,01%) mengalahkan pasangan Patahana Burhanuddin Baharuddin dan Ibrahim Natsir dengan perolehan Suara 86.090 suara (49,91%).

 
Kemenangan yang ditetapkan oleh KPU Takalar mengundang reaksi dari massa simpatisan pendukung pasangan calon petahana yang merasa banyak kecurangan dalam implementasi pelaksaan pilkada dan tidak menerima menerima keputusan pleno penetapan KPU.

 
Sikap tidak terpuji yang dilakukan oleh pendukung patahana yang seakan-akan memaksa pihak Panwas untuk mengeluarkan rekomendasi pembatalan pleno penetapan KPU tanpa dibarengi dengan bukti-bukti kecurangan yang dituduhkan kepada pihak lawan.

 
Hal ini membuat kisruh pelaksanaan pilkada Kabupaten Takalar menjadi ternoda dimana sebelumnya Takalar mendapatkan julukan salah satu daerah yang melaksanakan Pilkada teraman di Indonesia. Ini memberikan paradigma berpikir yang buruk bagi pembelajaran demokrasi di Kabupaten Takalar. Dimana kandidat harus memberikan instruksi kepada simpatisan untuk berani secara sukarela menerima kekalahan tanpa harus melakukan mobilisasi massa.

 
Harus masyarakat Takalar diajarakan proses berdemokrasi yang baik dan santun ada cara yang patut ditempuh jika tidak menerima kekalahan bukan dengan cara mobilisasi massa.
(red/IDR)