by

IMM Makassar : Konsep Nawacita Jauh Dari Harapan, Dalam Sebuah Dialog Lintas Gerakan

Wartasulsel.net, Makassar- Dialog Lintas Gerakan dengan tema “Menelisik Kebijakan Rezim | Jokowi Bersama Rakyat” yang digelar di Warkop Fly Over malam tadi, dihadiri berbagai elemen mahasiswa yang terdiri dari beberapa elemen organisasi yakni HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), PMII Kota Makassar, IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) kota Makassar, Gema Pembebasan, dan LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi) kota Makassar. (24/01/2017)

Acara yang dipandu oleh moderator yang dibawakan oleh Laode Rahmat (Ketua EK – LMND ATIM) ini, para peserta cukup antusias ikuti dialog tersebut yang diwarnai banyak aktivis-aktivis muda.

“Konsep nawacita yang ditawarkan oleh jokowi pada awalnya, termasuk saat moment kampanye sangat jauh jauh dari harapan, sangat-sangat mengecewakan, terang Abdul Goffur (Ketua IMM Makassar)

Ditambahkan lagi bahwa ketika menteri-menterinya menyatakan bahwa perekonomian meningkat, bertolak belakang dengan fakta statistik yang ada. Kebijakan-kebijakan pemerintah yang ada hanya lebih berpihak kepada ekonomi makro, terangnya lagi.

Kritikan terhadap kebijakan kebijakan pemerintah lebih cenderung sering dilakukan hanya lewat medsos, beda dengan senior-senior kita di era ’98 yang dimana lebih condong melakukan gerakan aksi di lapangan, ungkap Muh.Basri (Ketua PMII Makassar).

Ditegaskan lagi bahwa ini kelemahan mahasiswa generasi kita yang kelihatannya lebih hanya senang berselfie di belakang bendera saat aksi unjuk rasa dan menguploadnya ke media sosial, ungkapnya

 

Redaksi Wartasulsel.net