Tim SAR Tutup Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Takalar

Peristiwa56 views

Wartasulsel.net, Takalar– Proses pencarian nelayan bernama Tallasa Dg.Nassa (59) resmi dihentikan oleh Tim SAR Gabungan Sebelumya, nelayan asal Topejawa Dusun Lamangkia Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar hilang saat melaut di perairan Topejawa Kabupaten Takalar.Minggu 07 Januari 2024.

Kepala Basarnas Kita Makassar Mexianus Bekabel mengatakan proses pencarian dihentikan setelah pemerintah setempat dan pihak keluarga korban melakukan dibriefing di Posko SAR gabungan.

Daeng Manye

“Telah dilakukan dibriefing pencarian kami hentikan hari ini dengan hasil nihil. Kami sudah berupaya dengan maksimal untuk melakukan pencarian namun sampai hari terakhir korban belum bisa kami temukan,” kata Mexianus Bekabel. Senin (08/01/2024).

Sebelum operasi SAR ditutup, Basarnas terlebih dahulu mengadakan rapat dengan seluruh tim yang selama ini ikut melakukan pencarian Kansar Makassar antara lain Babinsa, BPBD Takalar, Binmas polsek Marbo, Pos Takalar, Dompet Dhuafa, Sar Acm, Sar Marteam, Human initiative, SAR Ojol, SAR mdmc, Aparat desa, Nelayan setempat serta pihak keluarga korban juga ikut dalam rapat dan mereka juga setuju jika operasi SAR dihentikan hari ini.

Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan telah menurunkan alat
Truck personil, Robber Boat, Alat selam, Medical Responder, alat komunikasi, Perahu Nelayan. Tim Rescue Gabungan kembali melakukan penyisiran dengan membagi dua SRU.

SRU I: Menyisir Menggunakan Perahu Karet Dari Lkk Menuju Arah Selatan Tenggara sejauh 8 Nm
-SRU II: Menyisir Menggunakan Perahu Nelayan Dari Pantai Punaga Menuju Arah Selatan Tenggara sejauh 8 Nm.

Mexianus Bekabel juga mengatakan selama melakukan operasi SAR tim gabungan juga sempat mengalami beberapa kendala tidak adanya tandas keberadaan korban dan faktor cuaca di lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, akibat perahu dihantam gelombang besar saat melaut, Tallasa Dg.Nassa dilaporkan hilang di perairan Topijawa kabupaten Takalar pada Minggu, 07 Januari 2024.

(RUD).