by

Gerakan Mahasiswa (GEMA) Tak Puas Hasil Mediasi Pihak Hotel Premier, Lanjut Berunjuk Rasa

Wartasulsel.net || Makassar- Maulana selaku Ketua Gerakan Mahasiswa (GEMA) menyatakan sikap akan tetap melakukan aksi unjuk rasa terkait persoalan hotel premier yang sampai hari ini belum memiliki titik terang.

Berdasarkan hasil mediasi yang kami lakukan Bersama pihak hotel Premier, dengan di dampingi salah satu danramil serta babinsa setempat pada hari selasa 27 september 2022 di hotel premier, pihak hotel yang kami temui adalah (GM) General Manager nya “Sutrisno saat ditemui (GM)nya mengatakan bahwa IMB Hotel Premier itu ada bahkan kami diperlihatkan,” padahal kita ketahui bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh kadis PTSP Kota Makassar.

Zulkifli Ananda mengatakan bahwa,Hotel premier belum memiliki izin. sementara kami dari GEMA di perlihatkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) oleh pihak hotel premier,dan (GM)nya mengatakan bahwa IMB nya ini sudah ada sejak dulu cuman tercecer di dinas Ptsp kota makassar dan baru didapatkan sekarang tegas dikatakan oleh (GM).Dan kami juga melihat bahwa IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang dimiliki oleh pihak hotel Premier itu terbit pada tahun 2018 dalam bentuk perizinan hotel.

Sementara mengingat pernyataan yang di keluarkan oleh Kabid Distaru yang mengatakan bahwa izin hotel Premier itu lengkap Semakin meyakinkan kami bahwa ada sesuatu yang tidak beres antara pihak Hotel, PTSP dan dinas tata ruang.

Dan kami dari GEMA juga mempertanyakan persoalan, izin alih fungsi bangunan yang dahulu adalah ruko dan sekarang menjadi hotel. dan pihak hotel (GM) General Manager Sutrisno,mengatakan bahwa dari dahulu sampai hari ini izin yang dimiliki oleh pihak hotel adalah izin hotel bukan ruko tegas dikatakan oleh (GM)nya padahal kami dari GEMA ketika melakukan investigasi langsung ke hotel premier kami melihat secara struktur bangunan bahwa perencanaan bangunan ini bukan hotel,tetapi ruko.dakami menganggap bahwa ini sudah merupakan kesalahan memperoleh izin,dan kami dari GEMA juga menilai bahwa ada sesuatu yang ganjal terkait persoalan Perizinan yang dimiliki oleh pihak hotel Premier.

Lanjut Maulana sehingga dari itu kami dari Gerakan Mahasiswa (GEMA) dalam waktu dekat akan melakukan aksi unjuk rasa di hotel premier dan dinas dinas terkait . Sebagai bentuk keseriusan kami dalam melakukan pengawalan terhadap kasus Hotel Premier yang diduga kuat telah menyalahi aturan dan juga Hal ini sebagai bentuk penekanan tegas kepada Pihak HOTEL PREMIERE agar segera mengurus dan mengikuti persyaratan yang berlaku dalam mendirikan suatu usaha pariwisata.

Dan kami juga meminta kepada Kepala Dinas Ptsp kota makassar dan Dinas Tata Ruang kota makassar untuk bagaimana memberikan Pernyataan yang jelas terkait persoalan izin Hotel Premier Karena banyak keganjalan keganjalan yang kami temukan berdasarkan investigasi kami.