by

HMI Komisariat Feb UMMA Unjuk Rasa Menyampaikan 7 Sikap ke DPRD Maros

WartaSulsel. Net Maros -Polisi melaksanakan pengamanan unjuk rasa mahasiswa HMI Komisariat Feb UMMA yang dilaksanakan di Perempatan Lampu Merah Patung Kuda Kel. Pettuadae Kec.Turikale Kab. Maros, dengan 7 pernyataan sikap ke DPRD Kabupaten Maros, Senin 25/10/2021 pukul 10.58 WITA.

Kapolsek Turikale Kompol Misbahuddin mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa oleh mahasiswa HMI Komisariat Feb UMMA seluruh jajaran anggota Polsek Turikale Maros terjun ke lokasi.

“Kegiatan pengamanan unjuk rasa mahasiswa HMI ini guna menjaga terjadinya tindak anarkis yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, kata Kompol Misbahuddin.

Dalam aksinya demostran membakar sejumlah ban mobil bekas serta bergantian menggunakan alat mikrofon serta membawa 2 (dua) spanduk yang bertuliskan Kabinet Indonesia Maju Mundur serta evaluasi 2 tahun kinerja Jokowi dan Maruf ucap,” Kompol Misbahuddin.

Pukul 13.22 wita perwakilan DPRD Hj. Haeriah Rahman, SP (Wakil Ketua 1 DPRD Kab. Maros) didampingi Hj. Fatmawati, SM (Wakil Ketua II DPRD Kab. Maros) dan Rahmat Hidayat,SE menemui Massa Penguras.

Dikemukakan Taufik Hidayat (Ketua HMI Komisariat Feb. UMMA). Saat diketemui  oleh anggota DPRD Maros dengan menyampaikan 7 sikap antara lain :
1. Memberikan jaminan kebebasan akademik, biaya pendidikan yang berkeadilan, pendidikan aman dari
kekerasan seksual dan tegakkan marwah akademik.
2. Percepat pemulihan ekonomi dan prioritas komitmen kesejahteraan rakyat.
3. Cabut revisi Undang-undang KPK, Minerba, Cipta Kerja dan segala aturan turunannya.
4. Revisi Undang-undang ITE yang mengancam kebebasan berpendapat dan berekspresi.
5. Hentikan segala bentuk pembungkaman demokrasi dan jaminan kebebasan sipil.
6. Penuhi hak-hak tenaga kesehatan dan penanganan pandemi serta permasalahan lainnya.
7. Evaluasi total kabinet Indonesia Maju.

Wakil ketua I Hj. Haeriah Rahman, SP dalam pertemuannya dengan demostran mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan adik adik yang berani bersuara dan hendaknya dalam beraspirasi dilengkapi dengan data dan bukti.

“Dan setelah itu menerima Manifesto dari demostran untuk dilanjutkan ke Fax ke DPR RI, pungkas wakil ketua 1 kata,” Hj. Haeriah Rahman SP.

Setelah itu massa HMI Komisariat Feb. UMMA), membubarkan diri dengan aman dan tertib ucap Kapolsek Turikale Kompol Misbahuddin.

(RUD)