by

FSPBI dan SPMN Akan Aksi di 3 Wilayah

Wartasulsel.net,_|| Sebagai rencana jika mediasi tahap ke 2 di Makassar 7 oktober nanti tidak ada kesepakatan, maka Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) dan Serikat Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (SPMN) akan kembali melakukan aksi unjuk rasa di 3 wilayah berbeda. Kami tetap pada komitmen awal untuk menolak PHK kepada Budi Gunawan (BG) karena analisa kami BG ini di PHK secara sepihak.

Alasannya sanksi step 3 yang dijatuhkan kepada BG dengan tuduhan menumpahkan air kopi ke steker listrik tidak terbukti dan tanpa hasil investigasi. Apalagi laporan safety officer saat itu mengatakan tidak ada kejadian “safety incident” karena tumpahan air kopi berada jauh dari steker listrik.

Selain itu untuk sanksi step 2 dengan tuduhan BG sering datang terlambat juga tidak beralasan karena BG datang dan pulang kerja bersama managernya, dan menurut peraturan perusahaan PT. Trakindo pasal 51, untuk pelanggaran terlambat masuk kerja diberi sanksi teguran lisan bukan sanksi step 2 seperti yang managemen berikan.

Selain itu kami akan menggugat indikasi perbuatan kurang manusiawi dari managemen PT. trakindo yang mengusir BG dari mess trakindo sejak tgl 7 agustus 2021, sementara surat pemberitahuan PHKnya diterbitkan tgl 12 agustus 2021.

Ditambah lagi gaji BG tidak diberikan lagi untuk penggajian bulan september ini sementara kasus PHK nya belum berketetapan hukum tetap. Anggota kami sengaja dibuat hidup tak menentu di sorowako padahal BG ini karyawan pengiriman dari Jakarta. Ucap Said yang juga menjabat korwil FSPBI Sul-sel
Kami akan bersikap pada Jumat, 8 oktober 2021.

Kami kembali akan aksi di Luwu Timur, Makassar dan Jakarta. Dan aksi ini akan lebih besar dari aksi sebelumnya lanjut Said.

Kami sementara kordinasikan dengan pimpinan FSPBI dan SPMN di wilayah masing-masing. Kata M. Said Basir (Koordinator Bidang Konsolidasi dan Advokasi) Pimpinan Provinsi Konfederasi Serikat Nusantara (PIMPROV-KSN) Sulawesi Selatan.

Para pimpinan Federasi dibawah bendera KSN akan membantu FSPBI untuk aksi di makassar dan Jakarta. Khusus untuk Luwu Timur kita tetap pada rencana sebelumnya untuk aksi di wawondula, gate 1 plant site dan kantor external PTVI.

Selain itu pada hari yang sama pengurus FSPBI Provinsi Sulawesi Selatan akan ke kantor Polda Sul-sel untuk melaporkan indikasi dugaan fitnah dan pencemaran nama baik management PT Trakindo Sorowako kepada Budi Gunawan (BG) . Untuk di Makassar titik aksi di depan kantor Trakindo Makassar dan ke kantor DPRD Provinsi Sulawesi Untuk aksi di Jakarta dilakukan di kantor Trakindo Jakarta. Ujar Said.

Itu rencana kami jika hasil mediasi di Makassar 7 oktober nanti tidak menemui kesepatan. Saat ini kasus BG sudah ada ditangan presiden FSPBI – Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) Bung Mukhtar Guntur Kilat. Kita menunggu saja apa instruksi dari Bung Pres terkait rencana aksi kedepannya.(*)