by

Sekda Baru Berhasil Nyalakan Takalar

Takalar,- Kebijakan penggantian sekda Takalar  yang dilakukan beberapa bulan lalu oleh Bupati Takalar, Syamsari Kitta. mulai mendapatkan respon positif dari masyarakat, peran strategis sekda yang sebelumnya di jabat Arsad Taba diberikan kepada kadis pertanian Hasbi Bantang sebagai PJ Sekda mulai mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Hasbi yang kini diberikan amanah sebagai pengendali ASN di kabupaten berjulu Buttapanrannuangku itu, telah berhasil menyelesai sengkarut persoalan yang ditinggalkan manta sekda sebelumnya.

Salah satu persoalan yang sempat jadi polemik dan bahan perbincangan adalah pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU ) oleh pihak PLN cabang Takalar. Saat itu PLN melakukan pemadaman karena Pemkab melakukan tunggakan pembayaran. Sedangkan, Pemkab Takalar beralasan akan melunasi tunggakan setelah PLN melakukan perbaikan terhadap pengelolaan lampu jalan. Pasalnya, tagihan pembayaran dinilai sangat tinggi sadangkan di lapangan, banyak lampu jalan yang tak berfungsi, tetapi tetap harus dibayarkan. Pemkab merasa dirugikan

Namun, kisruh ini akhirnya menemui titik terang. Lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di Takalar kembali menyala setelah hampir Lima bulan mengalami pemadaman. Takalar kembali terang dimalam hari bahkan lebih indah dari sebelumnya.

“Ini semua atas  petunjuk dari pak Bupati Takalar untuk segera mengadakan perbaikan PJU dan melakukan penataan kota” Ujar Hasby Rabu, 04 Agustus 2021

Mantan Lurah Bajeng itu pun menyampaikan permohonan maaf atas kekisruhan yang sempat terjadi selama ini. menurutnya, itu  semua di karenakan pihak pemerintah melakukan evaluasi kerjasama terkait pola perhitungan PJU dari non meteran ke meteran dengan pihak PLN.

“Saya meminta maaf mewakili pihak pemda atas kekisruhan pemadaman lampu jalan selama beberapa bulan ini, hal itu dikarenakan kami melakukan evaluasi kerjasama penerangan jalan umum dengan pihak PLN cabang Takalar” terang alumni STPD yang dikenal murah senyum dan mudah bergaul itu

Selanjutnya, kata dia “PJU Non meteran yang selama ini menjadi persoalan akan diganti dengan PJU menteran sehingga pembayaran lebih efisien dan transparansi, nantinya selisih dari hasil penghematan itu bisa dimanfaatkan untuk membenahi Penerangan jalan yang  tidak  berfungsi atau sembraut”. Tutup Hasby dengan senyum.

(EML/redws)