by

Gelar RUAC : Teobaldus Hemma Terpilih Sebagai Ketua Presidium PMKRI Makassar

WARTASULSEL.NET, Makassar – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar (PMKRI) Sanctus Albertus Magnus menggelar Rapat Umum Aggota (RUA) yang dilaksanakan di Aula Margasiswa PMKRI, pada Rabu hingga Jumat (23/07).

Rapat Umum Anggota merupakan suatu kegiatan cabang yang diadakan pada akhir periode kepengurusan yang dilaksanakan di bawah koordinasi Dewan Pimpinan Cabang dan juga sebagai forum legislatif tertinggi di tingkat cabang PMKRI serta mengevaluasi roda organisasi selama satu periode sebelumnya dan menyusun langkah-langkah strategis untuk selanjutnya.

Sebelum masuk pada agenda pemilihan Mandataris yang baru, Forum Rapat Umum Anggota PMKRI Cabang Makassar tahun 2021 melakukan evaluasi dan memutuskan menerima Laporan Pertanggungjawaban Mandataris RUA/Formatur Tunggal/Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Sanctus Albertus Magnus Periode 2020/2021 dan dinyatakan kepengurusannya telah berakhir (demisioner).

Setelah itu, dilanjutkan dengan menetapkan Teobaldus Hemma sebagai Mandataris RUA/Formatur Tunggal/Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Sanctus Albertus Magnus Periode 2021/2022 setelah mengalahkan beberapa calon lainnya. pada Jumat, (23/7).

Yoslin Situru selaku Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa sebelum kegiatan ini dimulai, telah dilakukan debat kandidat bakal calon ketua Presidium PMKRI Cabang Makassar tanggal 18 Juli 2021 yang bertempat di Margasiswa dengan menerapkan prokes sesuai anjuran pemerintah. Debat kandidat ini dilaksanakan sebagai proses diskursus intelektual serta strategi kepemimpinan para calon ketua melalui pemaparan visi dan misi.

“Saya selaku Ketua Panitia Pelaksana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat men-support dalam menyukseskan kegiatan ini, baik secara moril maupun materil”, tandas mahasiswa jurusan farmasi Unimerz Makassar itu.

Teobaldus Hemma dalam sambutannya menyampaikan keterpilihannya bukanlah suatu kemenangan, melainkan suatu niat keterpanggilan, serta meminta kepada anggota perhimpunan untuk tidak menjadikan pandemi menjadi hal yang tidak bisa diatasi.

Mantan Presidium Germas itu menyampaikan beberapa hal bahwa, hasil ketetapan tersebut serta mandat forum RUA bukanlah suatu kemenangan baginya secara khusus namun karena keterpanggilan dan sikap siap sedia untuk melanjutkan estafet kepemimpinan PMKRI Cabang Makassar. Kedua, dengan melihat situasi pandemi Covid-19 saat ini ia pun berharap untuk jangan menjadikannya sebagai persoalan yang tidak dapat diselesaikan, namun perlu untuk disesuaikan dengan transformasi organisasi secara khusus.

“Saya mengajak kita semua yang hadir, mari kita bersama-sama leburkan pemikiran untuk membangun PMKRI ke arah yang lebih baik lagi. Sebagai kader PMKRI Cabang Makassar perlu berpikir secara adaptif, respontif, dan progresif”.

“Tentu harapan kita adalah PMKRI Cabang Makassar tetap eksis di mata publik dan mampu bersaing di era Revolusi 4.0, sehingga perlu ada penegasan terkait komisariat kampus sebagai basis pembinaan”, tutup pria yang kerap disapa Baldy tersebut. (*)

 

(fnd/ws)