by

Demo Aliansi Mahasiswa Unismuh, 7 Fakultas Turun Kejalan Tuntut Kuliah Tatap Muka

Wartasulsel.net,_ || Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dari gabungan 7 fakultas di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar turun ke jalan depan kampusnya di Jalan St. Alauddin Makassar, menuntut untuk dilaksanakan kuliah tatap muka.(6/7/2021)

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh gabungan 7 fakultas, diantaranya Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sospol, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Kedokteran.

Aliansi Mahasiswa Unismuh yang menutup badan jalan dari siang hingga jelang malam itu, menyebabkan macet parah di sepanjang jalan Sultan Alauddin Makassar. Pengguna jalan yang melewati jalan tersebut saat jam pulang kerja, harus bersabar karena terjadinya macet panjang yang disebabkan adanya mobil tronton menutup badan jalan yang dipakai para pengunjuk rasa untuk melakukan orasinya.

Lihat Video Selengkapnya dibawah ini!

Dalam aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Unismuh Makassar tersebut menamakan gerakannya dengan gerakan Unismuh 1 menuntut diantaranya, “Jokowi Gagal Total, maka Mundurmaki” demikian yang disampaikan oleh salah satu Jenderal Lapangan dari Fakultas Ekonomi, Darmawan.

Selain itu juga, menegaskan dalam tuntutannya bahwa kuliah online dari hasil kajian Mahasiswa sudah tidak sesuai dengan amanah Undang-Undang. Menyikapi juga bahwa adanya syarat yang menyulitkan warga dengan adanya aturan saat mengurus SIM (Surat Izin Mengemudi) wajib menyertakan surat keterangan telah di vaksin, dan menurutnya ini ada unsur bisnis, terang Darmawan.

“Kampus sekarang dimatikan melalui belajar online, sehingga mematikan karakter yang ada di Mahasiswa itu sendiri, dan kami mewakili rekan-rekan Mahasiswa yang lainnya, akan terus melakukan aksi lanjutan apabila isi tuntutannya tidak direspon oleh pemerintah,” tegas Darmawan kembali.

Massa jelang malam sekitar pukul 17.50 wita, kemudian membubarkan diri dengan tertib hingga kondisi lalu lintas kembali berjalan normal, dan wargapun sebagian tampak membersihkan sisa-sisa ban yang sudah terbakar yang dipakai oleh Mahasiswa tersebut saat aksi.(*EML/RUD)