by

IRT Gowa Bawa Pulang Kantong Kresek dan Tentengan, Isinya Mayat Bayi.

Gowa,-  Pagi itu, Syamsiah Daeng Caya hendak pulang ke rumahnya. Dia melintas di depan kompleks rumah adat Benteng Somba Opu. Di depan rumah adat Toraja, Kampung Parang, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Di depan pagar rumah salah satu warga, pandangannya tertumbuk pada kantong keresek hitam, juga tentengan putih. Ia ambil kantong kresek hitam dan tentengan putih, lalu membawa pulang.
Dia pun menyampaikan temuannya itu ke warga bernama Daeng Bantang. Saat Daeng Bantang membuka bungkusan, ternyata orok bayi terbungkus kain daster. Sudah dalam keadaan meninggal dunia. Temuan itu pun dilaporka ke kepolisian.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengungkapkan, berdasarkan laporan warga, sekitar pukul 10.00 Wita, Kapolsek Barombong, Iptu Ahmadin dan personel mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.
Saat anggota polsek ke TKP anggota langsung mengamankan jenasah orok bayi tersebut dan membawanya ke Puskesmas Kanjilo untuk dilakukan visum, kemudian dibawa ke Polsek Barombong. Usai itu, mayat orok bayi diantar ke masjid untuk dibersihkan
“Mayat orok ini diperkirakan berusia 5 sampai 6 bulan. Saat ditemukan telah meninggal dunia dan kondisi mayat bayi masih memiliki tali pusar yang tersambung dengan plasenta,” ungkapnya.
Setelah tiba di masjid, Imam Masjid Kelurahan Benteng Somba Opu, H Rauf Aziz Dg Nompo, membersihkan mayat orok itu, lalu dibungkus kain kafan kemudian dikuburkan oleh Kapolsek Barombong di dekat TKP pukul 14.00 Wita.
Kapolsek Barombong Iptu Ahmadin membenarkan adanya penemuan mayat bayi.
“Untuk perkembangan lanjut akan kita informasikan, kemudian karena kami akan melakukan penyelidikan atas temuan tersebut dan kepada masyarakat yang mengetahui kejadian ini dapat memberikan informasi kepada kami di Polsek Barombong,” harap Kapolsek.

(ANW/redws)