by

Forum Orang Tua Siswa Menolak Dua Oknum Mantan Tersandung Hukum Mencalonkan Kepala Sekolah

WartaSulsel. Net Makassar- Forum orang tau siswa dalam hal ini pihak Dinas Pendidikan Sulsel untuk mengacuh ke peraturan Permendikbud No 6  2018 pasal 2 huruf i bahwa mantan narapidana tidak boleh diangkat menjadi kepala sekolah.

Ketua Forum orang tua siswa Herman Hafid Nassa menekankan, pihaknya berpandangan seperti ini karena mantan tersandung hukum berinisial IS adalah kejahatan.

“Jadi khusus mantan tersandung hukum  harusnya tidak diperbolehkan menjadi kepala sekolah, apalagi diduga sudah diberi surat tugas sebagai kepala sekolah SMU 24 Negeri Tamalanrea  ,” ucap Herman saat dihubungi, Kamis  (3/6/2021).

Menurut, Herman pemilihan calon kepala sekolah yang ada di Makassar harus yang memiliki cakep, itu banyak yang tersisa di setiap sekolah kenapa bukan itu saja yang  diangkat menjadi kepala sekolah kenapa justru ke dua oknum ini nanti pada tahun 2021 diduga baru diikutkan secara diam diam seleksi calon kepala sekolah tidak dipublikasikan,ini salah satu pelanggaran transparasi kata dia.

mengakui, regulasi larangan seseorang yang berstatus tersangka maju sebagai calon Kepala Sekolah.

Yang dia tahu sejauh ini, Diknas Pendidikan Sulsel melarang mantan tersandung hukum maju dalam kontestasi pencalongan.

Sehingga, Herman menyarankan, agar aturannya dipertegas. Dia meminta seseorang yang berstatus mantan tersandung hukum, khususnya dilarang maju mencalonkan diri sebagai Kepala Sekolah.

“Sebenarnya perlu dipertegas karena seorang mantan tersandung hukum termasuk kejahatan,” tuturnya.

Selain itu, Herman juga meminta, khusunya PLT Gubernur Sulsel Kadis Pendidikan Sulsel mengangkat calon Kepala Sekolah harus betul betul cakep, bermoral tidak pernah terlibat hukum,  bahwa jelas seleksi menjadi calon kepala sekolah ada biodata yang harus di isi ungkapnya.

Lanjut apabila kami soroti serta memberikan masukan ke pemerintah lantas tidak diindahkan, maka kami dari Forum orang tua siswa akan melakukan aksi demo di rumah jabatan (rujab) tegas Herman Hafid Nassa ketua forum orang tua siswa.

(RUD/redws)