by

5 Lokasi Terpisah Diduga Teroris Diamankan Densus 88

Wartasulsel.net_|| Makassar- Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Mabes Polri Densus 88 beserta jajaran PJU melakukan Conferensi Pers Aula Mappaodang jalan perintis kemerdekaan berkaitan penangkapan serta penembakan dua terduga pelaku teroris bernisial MA dan RA yang berada di Perumahan Villa Mutiara kecamatan Biringkanaya Makassar.

Bersamaan kejadian tersebut juga dilakukan penangkapan 20 orang antara lain Zulfikar, Rosnina Zulfikar, Muh.Syaiful alias Dg.Ipul, Nasrul alias Callu alias Abu Nushsnar, Marsuki, Adi Arianto, Ainun Pretty Amelia, Ical, Ansar, Iwan, Hendra, Muhammad Vikri Oktaviadi, Aulias.S, Ustadz Bustar,LC, H.Hamzah, Ahmad Aulia, Rustam alias Abu Jintan, H.Ali. dua diantaranya di tembak mati oleh anggota kepolisian Densus 88 AT Mabes Polri.

Keseluruh dugaan pelaku teroris di tangkap dilima (5) lokasi yang berbeda antara lain penangkapan Vila Mutiara Biringkanaya kecamatan sudiang raya Makassar tallo kota makassar dan kecamatan gowa dan kabupaten Enrekang.

“Irjen Pol Merdisyam menyatakan kedua terduga pelaku teroris yang ditembak oleh Densus 88 mereka sudah melakukan persiapan fisik serta aspek tindakan aksi teror kasus pengeboman ditemukan ajaran doktrin bersifat ISIS”. Kamis 7 Januari 2021 Makassar . 12.00 WITA.

Sejauh ini tindakan Densus 88 Irjen Pol Suhendra mengungkapkan penangkapan terkait yang terjadi di Makassar salah satu jaringan Ustadz BasriPondok Pesantren Aridoh, yang sudah meninggal di Nusakambangan Jakarta Selatan

Menurutnya ajaran dan hasutan tentang radikal terus berkelanjutan melakukan doktrin ke anak muda serta memberikan latihan menembak dengan tujuan melakukan pengeboman menyerang aparat menurut ideologi ISIS.

Rencana ISIS digagalkan oleh Densus 88 Mabes Polri di Bandara Sukarno Hatta. Rencana aksi kedua dugaan pelaku teroris yang di tembak mati ini sasarannya belum ditemukan namun diduga niat mereka akan melakukan peledakan gereja dengan cara bom bunuh diri.

“Adapun Keluarga diduga teroris yang di tembak mati masih sebatas pemeriksaan sejauh mana keterlibatannya agar tidak terjadi salah paham, setelah hasil pemeriksaan tidak ditemukan keteribatannya maka dikembalikan ke keluarganya”

Penangkapan di Jakarta kemarin sama persis penagkapan di Makassar. Polisi akan terus melakukan penangkapan jaringan teroris di Sulawesi Selatan dan perkembangannya akan disampaikan langsung oleh Kapolda Sulsel.

(RUD)

Comment

Leave a Reply

News Feed