by

Pangdam Hasanuddin, Edukasi Covid 19  Sangat Penting

Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E menghadiri acara Pencanangan Gerakan Bersama Percepatan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kota Makassar. Kegiatan ini igelar di lapangan Karebosi Jl. Jend. Sudirman Makassar, Senin (6/7).

Pangdam pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 ini membutuhkan pengabdian tulus, ikhlas dan semangat tinggi.

“Saya mengingatkan kembali kepada para Camat, Lurah, RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kota Makassar seperti yang pernah saya sampaikan pada pertemuan kita sebelumnya”.

Untuk merealisasikan  terwujudnya masyarakat yang aman Covid-19 dan produktif, saat inilah kita diberikan kesempatan dan tanggung jawab melaksanakan tugas yang membutuhkan pengabdian tulus, ikhlas dan semangat tinggi,”  ujarnya.

“Tetap bersemangat jangan menyerah, kreatif dan edukatif dalam melaksanakan tugas pengendalian Covid-19 di kota Makassar, dan ini  sangat penting,” sambungnya.

“Makanya kita perlu sinergitas dan tanggung jawab dari kita semua untuk bersama-sama mengatasi penyebaran Covid -19 yaitu perlu tindakan yang tegas untuk menegakkan aturan dan mengedukasi bagaimana ketentuan protokol kesehatan di tengah pandemi,” tambah Mayjen Andi.

Mayjen Andi pun mengharapkan dan menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatannya selama vaksin dan obat belum ditemukan.

“Demikian pula sinergitas stakeholder bersatu padu dalam mengatasi masalah ini, sehingga dapat menurunkan angka penularan, disamping itu tetap berdo’a agar kita tetap diberi kekuatan dan kesehatan untuk dapat melalui masa pandemi Covid-19 segera berakhir,” tutupnya.

Turut hadir Gubernur Sulsel Prof Dr. H. M. Nurdin Abdullah, M. Agr, Wagub Andi Sudirman Sulaiman, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Mas Guntur Laupe, Danlantamal VI/Makassar Laksamana TNI Hanarko Djodi, Kabinda Sulsel Brigjen TNI Wing Handoko, Pj. Walikota Makassar Prof. Rudy Djamaluddin, para unsur pejabat TNI Polri dan Forkopimda Kota Makassar. (RUD/redws)

News Feed