by

Bupati Evaluasi Pelaksanaan Posko Gugus Tugas Covid-19

Wartasulsel.net,_ || BULUKUMBA, Selama dua bulan lebih Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bulukumba berjalan sejauh ini dinilai telah memberikan dampak yang menggembirakan dalam penanganan Covid-19, itu ditunjukkan dengan grafik kurva yang telah mendatar dalam dua pekan terakhir.

Selain itu pelonggaran pembatasan aktivitas warga masyarakat sejalan dengan mulai meningkatnya kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan menjdi salah satu alasan dalam mengevaluasi posko yang dibentuk.

Bupati Bulukumba A.M.Sukri A.Sappewali sudah memberikan petunjuk dan memutuskan untuk tidak mengaktifkan posko perbatasan yakni Bulukumba-Sinjai di Balangpesoang, Bulukumba-Bantaeng di Mariorennu, Bulukumba-Bantaeng di Dauleng, Desa Benteng Malewang, serta Posko Pelabuhan, namun Posko Induk PSC dan Posko Kecamatan, serta Posko yang dibentuk di Desa dan Kelurahan tetap diaktifkan.

Bupati Bulukumba telah menyampaikan hal itu disela-sela Video Confrence dengan Menteri Dalam Negeri Jumat, 29/5 lalu setelah mendapatkan laporan dan melakukan pemantauan terkait perkembangan penanganan Pandemi Covid-19 di Bulukumba.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 H.Daud Kahal menyampaikan hal tersebut melalui rilis yang disampaikan ke sejumlah media.

Pak Bupati sudah menginstruksikan kepada seluruh camat untuk tetap mengaktifkan posko di kecamatan pada setiap jam kerja, dan seluruh aparat harus mengantisipasi perkembangan di wilayahnya masing-masing.

Daud Kahal menambahkan, bahwa dalam masa transisi menuju New Normal, maka Posko kecamatan, desa dan kelurahan akan lebih ditekankan pada fungsi informasi dan edukasi dalam penerapan protokol kesehatan.

Kebijakan terkait hal ini tentu akan diperkuat dengan edaran bupati kedepan sebagai acuan dalam pelaksanaannya.

Rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
H.M. Daud Kahal, M.Si
(Juru Bicara)

News Feed