by

Carut Marut Bantuan Sembako Covid-19 Hilang Entah Kemana

Wartasulsel.net,_Makassar – Direktur lembaga anti korupsi (LAKSUS) Sulsel, Ansar dalam hal mengungkap 60.000 paket sembako yang diselewengkan dan diduga Mark up. Sabtu 30 Mei 2020.

Hingga hari ini terhitung mulai direktur (LAKSUS) Ansar angkat bicara di beberapa awak media soal 60.000 paket sembako yang diduga berasal dari ABPD pemerintah Makassar.

Kadis Muchtar Tahir saat dihubungi telpon Whatspnya mengatakan kalau Ansar sudah berkomunikasi dengan dia, mungkin beliau sudah paham untuk mekanismenya penyaluran untuk Makassar.

“Lanjut adapun paket 60.000 menajemen ya ada, bantuan lain juga ada penanggung jawabnya, kami di kontrol dalam setiap penyaluran oleh APIK dan BPKP” ucap Muchtar.

Saat dikonfirmasi Direktur LANSUS oleh media WartaSulsel, net menerangkan Jadi masyarakat taunya yang terbagi adalah paket APBD saja, bukan paket swasta,” kata Anshar.

Ada pun dari itu pihak Laksus kata Ansar, akan segera melayangkan laporannya ke pihak Polda Sulsel, terkait adanya dugaan penyimpangan penyaluran paket bantuan anggaran Covid-19 tersebut namun sampai sekarang belum juga ada kejelasannya.

Dalam hal ini seolah-olah masyrakat tak mempercayai kinerja lembaga yang dianggap tak mampu mendongrak keadilan dalam mengontrol kinerja para pemerintah khususnya Depsos Makassar.

Salah satu Masyrakat jalan Pettarani Natsir mengatakan tak pernah mendapatkan bantuan sembako sepersen pun dari dinas sosial na kita ini sangat memerlukan bantuan tersebut Kata Natsir. (RUD/redws).

News Feed