by

BEM NUSANTARA MENOLAK RUU OMNIBUS LAW

Jakarta. Pendapat kami tentang Omnibus Law, kami sangat menolak dengan RUU omnibus law karena dilihat dari aspek UU sangat menguntungkan investor dan sangat merugikan buruh. Karena dari warga Indonesia sebagian berkerja sebagai buruh. Berikut wawancara dengan Koordinator Pusat BEM Nusantara yang juga Presma Universitas Jayabaya Jakarta Fachri Salim Haris belum lama ini di Jakarta : Bagaimana Apa sudah ada konsolidasi dengan buruh dan NGO akan memantau pembahasan RUU Omnibus Law? apakah akan melakukan aksi?
Jawab: Kami sudah sering kali membuka ruang diskusi terkait pembahasan tersebut, Insya Allah kami akan turun aksi secepatnya terkait Omnibus Law
Bagaimana pendapat BEM Nusantara terkait konflik PDIP VS KPK dan keberadaan Dewan Pengawas KPK?
Jawab: Kami bisa bilang hanya miris karena sebagai partai pemenang harus bisa menjadi contoh untuk semua. Tempo hari kami sudah turun aksi melayangkan tuntutan kepada KPK agar secepatnya memerikan yang bersangkutan terkait PAW yang OTT KPK.
Apakah akan ada sinergi antara BEM Nusantara dengan BEM SI terjalin koordinasi dan sinergi gerakan?
Jawab: Untuk saat ini kami belum membuka ruang diskusi dengan BEM SI terkait situasi bangsa ini
Apakah ada parpol yang mencoba melakukan komunikasi politik?
Jawab: Untuk saat ini belum ada komunikasi dengan Parpol. (Red/Bayu)

News Feed