by

Balap Liar, Kepala Korban “Robek” Dan 2 Orang Meninggal

Wartasulsel. Net, – Makassar, Terjadi laka lantas di jalan Andi.Djemma (ex.jalan landak baru) Raappocini kota Makassar, Seorang pengendara roda dua jenis motor Fino meninggal di tempat. Ditabrak sesama pengendara roda dua jenis Suzuki satria yang dikemudikan seorang laki-laki diduga melakukan aksi balap liar. Jumat.15/11/2019.

Berawal kejadian korban Irfan (38) pulang dari acara pameran mobil yang diadakan di hotel Clarion Makassar. pengendara roda dua Honda Scoopy DD 4962. KJ bergerak dari arah timur ke barat menuju jalan A.jemma Makassar.

Tiba-tiba dari arah barat ke timur muncul pengendara roda dua Suzuki Satria Fu DD 4358 BP yang di kendarai oleh Asri (16) dengan jalan yang sama. Menurut saksi saksi motor satria Fu dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat, sehingga menabrak korban pada saat itu mengendarai motor Honda Scoopy

“Lanjut dan mendapati korban Irfan (38) mengalami cedera di bagian belakang kepala korban robek, kaki kanan patah dan darah keluar dari telinga.

Sedangkan korban Asri (16) kepala bagian belakang sebelah kanan robek, paha robek dan mengeluarkan darah dari telinga dalam keadaaan jatuh tergeletak kedua motor tersebut keadaan rusak parah dengan kondisi korban yang memprihatinkan”

Mendapatkan laporan dari masyarakat anggota kepolisian lakalantas Polrestabes Makassar mendatangi TKP, dan mendapati korban Irfan (38) alamat jalan veteran 1 lorong 11 dinyatakan meninggal di tempat, dan korban Asri (16) dilarikan ke rumah sakit Labuang baji untuk dilakukan pertolongan hingga akhirnya meninggal dunia

Saat di konfirmasi lewat whastp Kanit.AKP. Kun Sudarwati kasus ini masih dalam tahap lidik Laka satlantas Polrestabes Makassar. Kini barang bukti roda dua diamankan di Pos 741 B.Toddopuli.

Kematian Irfan (40), kini meninggalkan luka yang mendalam terhadap istri dan dua orang anaknya, sehingga keluarganya merasa sangat terpukul, apa lagi mereka masih kecil-kecil yang masih membutuhkan kasih sayang dari seorang ayah yang kini sudah duluan di panggil yang maha kuasa. (RUD/redws)

News Feed