by

Kisah Kakek Yang 3 Tahun Kasusnya Tak Kunjung Selesai Ditangani Polisi, Ada Apa? 

Wartasulsel. Net,  Maros – Tak tahu apa lagi, Museng (72) warga Dusun Makuring, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros kini hanya berharap keadilan Tuhan akan datang menjawab permasalahan yang ia hadapi.

Kasus dugaan perusakan tanaman padinya yang Museng laporkan ke Polres Maros sejak tahun 2016, kini tak tahu kejelasannya. Meski dua orang warga yang dilaporkannya karena diduga terlibat dalam perusakan tanaman padinya, sudah berstatus tersangka.

“Sesuai keterangan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) bernomor B/41.A4/IV/2018, dua orang yang saya laporkan sudah berstatus tersangka. Mereka adalah Musere dan Wahyu. Tapi sampai sekarang kelanjutan kasusnya tak tahu bagaimana,” kata Museng saat ditemui di kediamannya, Senin (11/11/2019).

Museng berharap Kapolda Sulsel bisa memberikan perhatian serius kepada nasibnya yang tak tahu lagi kemana harus mencari keadilan dan perlindungan agar kasus yang ia laporkan bisa segera berakhir atau masuk ke persidangan.

“Mungkin beginilah nasib kalau rakyat kecil. Semoga Bapak Kapolda Sulsel mau memberikan solusi terhadap masalah saya ini,” harap Museng.

Tak hanya kejelasan kasus dugaan perusakan terhadap tanaman padinya yang ia pertanyakan lantaran kedua tersangka masing – masing bebas melenggang tanpa diproses hukum, dan sejumlah dokumen penting miliknya yang disita oleh pihak penyidik Polres Maros sejak dua bulan lalu tepatnya bulan Juli 2019, juga tak tahu kemana rimbanya.

“Berkali-kali saya pertanyakan ke Polres Maros, tapi selalu diarahkan ke Jaksa. Giliran saya ke Kejari Maros, malah pihak Kejari Maros katakan hingga saat ini belum menerima adanya pelimpahan perkara yang dimaksud. Saya disuruh kembali bertanya ulang ke Polres Maros,” ungkap Museng dengan nada kecewa.  (RUD)

News Feed